Banjir Jakarta Mulai Surut, Tersisa 51 RT Tergenang

  • 24 Jan 2026 18:23 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Kondisi banjir di sejumlah wilayah DKI Jakarta mulai surut. Berdasarkan pembaruan data BPBD DKI pada Sabtu, 24 Januari 2026 pukul 17.00 WIB, jumlah wilayah terdampak genangan berkurang menjadi 51 RT dan 1 ruas jalan.

Genangan tersebut merupakan dampak hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Kamis 22 Januari 2026. Termasuk luapan sejumlah sungai utama, seperti Kali Angke dan Kali Ciliwung.

Dikutip dari Pusdalops BPBD DKI, di Jakarta Barat, tercatat 21 RT masih tergenang. Titik genangan tersebar di Kelurahan Duri Kosambi, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, dan Kembangan Utara.

Adapun ketinggian air bervariasi antara 20 sentimeter hingga 150 sentimeter. Banjir ini dipicu curah hujan tinggi serta luapan Kali Angke.

Sementara itu, Jakarta Selatan masih mencatat 7 RT terdampak di Kelurahan Rawajati, Pejaten Timur, dan Kebon Baru. Ketinggian air berkisar 25 hingga 90 sentimeter akibat hujan lebat dan luapan Kali Ciliwung.

Di Jakarta Timur, genangan masih terjadi di 16 RT yang berada di Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, Cililitan, dan Balekambang. Ketinggian air di wilayah ini tercatat paling tinggi, mencapai 210 sentimeter, dipicu oleh luapan Kali Ciliwung.

Adapun di Jakarta Utara, genangan masih terdapat di 7 RT di Kelurahan Kapuk Muara, dengan ketinggian air antara 30 hingga 60 sentimeter akibat curah hujan tinggi.

Selain permukiman warga, BPBD DKI Jakarta juga mencatat masih terdapat satu ruas jalan tergenang.

Sebaran genangan yakni Jalan Kembangan Raya, Kelurahan Kembangan Selatan, Jakarta Barat, dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter. Sementara sejumlah ruas jalan lainnya di Jakarta Barat dilaporkan telah surut dan kembali dapat dilalui kendaraan.

BPBD DKI juga mencatat masih adanya warga yang mengungsi di beberapa titik pengungsian yang tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Selatan. Pengungsian dilakukan di masjid, aula kelurahan, sekolah, hingga rusunawa, dengan jumlah pengungsi mencapai ratusan kepala keluarga.

Meski demikian, BPBD melaporkan sejumlah wilayah telah dinyatakan surut. Di antaranya Kelurahan Sukabumi Utara, Tanjung Barat, Cipulir, Duren Tiga, Cipinang Muara, Meruya Selatan, Joglo, Kembangan Selatan.

Kemudian, Duri Kosambi, Cawang, Cipinang Melayu, Jelambar, Kapuk, Rawa Terate, Kedoya Utara, Kedoya Selatan, serta Kembangan Utara.

Dalam upaya penanganan, BPBD DKI terus mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di lapangan.

Dalam hal ini BPBD DKI berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan. Penyedotan genangan dilakukan secara intensif, sekaligus memastikan saluran air berfungsi optimal. Kebutuhan dasar bagi para penyintas juga terus disiapkan.

BPBD DKI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan kedaruratan 112 yang beroperasi gratis selama 24 jam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....