Tekan Hujan Lebat, BPBD Lanjutkan OMC Hari Keempat

  • 19 Jan 2026 16:46 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - BPBD DKI Jakarta melanjutkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada hari keempat, Senin 19 Januari 2026. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi dampak cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi di Jakarta dan sekitarnya.

Pada hari keempat pelaksanaan OMC, sebanyak tiga sorti penerbangan dikerahkan menggunakan pesawat CASA 212 A-2105. Operasi dilakukan melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Operasi ini merupakan hasil kolaborasi BPBD Provinsi DKI Jakarta bersama BMKG, TNI Angkatan Udara (TNI AU). Serta PT Rekayasa Atmosphere Indonesia.

Dikutip dari @bpbddkijakarta, sorti pertama dilaksanakan pada pagi hari dengan fokus penyemaian awan di wilayah perairan utara Jakarta. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 8.000 hingga 12.000 kaki dengan menggunakan 800 kilogram bahan semai Natrium Klorida (NaCl).

Strategi ini bertujuan untuk meluruhkan awan hujan sebelum bergerak ke daratan. Sehingga presipitasi dapat terkonsentrasi di wilayah laut.

Selanjutnya, sorti kedua kembali difokuskan pada wilayah perairan barat laut hingga utara Jakarta. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 9.000 hingga 10.000 kaki dengan target awan jenis Cumulus.

Berdasarkan hasil pengamatan, awan memiliki dasar (base) sekitar 4.000 kaki dan puncak (top) hingga 11.000 kaki. Pada sorti ini, kembali digunakan 800 kilogram NaCl untuk mengoptimalkan peluruhan awan hujan di wilayah perairan.

Pada siang hari, sorti ketiga dilaksanakan dengan fokus penyemaian di wilayah udara Bogor dan Depok. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 5.000 hingga 6.000 kaki menggunakan 800 kilogram bahan semai Kalsium Oksida (CaO).

Penyemaian di wilayah selatan ini bertujuan mengendalikan dan memecah awan hujan yang berpotensi bergerak ke wilayah Jakarta. Sehingga intensitas hujan di daerah hilir dapat ditekan.

Seluruh pelaksanaan OMC hari keempat dilakukan berdasarkan analisis meteorologi terkini. Serta pemantauan dinamika atmosfer secara berkelanjutan.

“Operasi Modifikasi Cuaca hari keempat ini difokuskan pada wilayah perairan dan wilayah selatan Jakarta sebagai langkah strategis. Guna mengurangi potensi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah daratan DKI Jakarta,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan, Senin 19 Januari 2026.

Menurutnya, penentuan lokasi dan ketinggian penyemaian disesuaikan dengan arah angin, jenis awan. Serta potensi pertumbuhan awan hujan yang terpantau oleh BMKG.

BPBD DKI Jakarta bersama BMKG dan TNI AU akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi harian selama periode pelaksanaan OMC. Guna memastikan efektivitas upaya mitigasi cuaca ekstrem.

BPBD DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. Masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air.

Informasi kebencanaan dan peringatan dini cuaca dapat diakses melalui layanan Jakarta Siaga 112, aplikasi JAKI, situs bpbd.jakarta.go.id. Serta akun media sosial resmi @bpbddkijakarta.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....