Tanggapan Masyarakat Terhadap Kondisi Sampah di Natuna

  • 23 Jul 2025 09:11 WIB
  •  Ranai

KBRN. Ranai : Pengelolaan sampah di Kabupaten Natuna menghadapi tantangan serius, terutama dalam hal transportasi pengangkutan. Ketua Pengelola Bank Sampah Natuna, Agus Sutrisno, mengungkapkan bahwa hingga kini pihaknya masih kekurangan kendaraan operasional seperti motor roda tiga (Tosa) untuk mengangkut sampah dari masyarakat ke pusat pengolahan.

Menurutnya, keterbatasan sarana tersebut menghambat efektivitas pengumpulan sampah, terutama sampah non-organik yang berasal dari rumah tangga. Padahal, upaya pemilahan dan daur ulang sampah menjadi bagian penting dari program Bank Sampah untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Terkait dengan kondisi sampah di Natuna saat ini, berikut tanggapan pendengar Pro 1 RRI Ranai dalam acara Hallo Natuna (Opini Publik) pada hari Rabu, 23 Juli 2025 yang dilaksanakan mulai pukul 07.30 wib sampai dengan pukul 08.00 wib. Program siaran Hallo Natuna ini mengangkat topik : Tanggapan Masyarakat Terhadap Kondisi Sampah di Natuna.

Berikut komentar pendengar yang disampaikan di Pro1 RRI Ranai melalui saluran di no HP 081266477719.

“Saya sangat mempertanyakan tentang alat angkut sampah ini, yang ada saat ini ada berapa? Dan itu hnarus dibunyikan terlebih dahulu harus jelas ada berapa yang rusak, berapa yang ada, selama ini kan tak bernah dibunyikan hal tersebut, saya sangat berharap ke depan harus ada transfaransi terutama oleh pengelola sampah”. Komentar dari Haidir dari Setuik Kecamatan Bunguran Timur Laut.

Selain itu, Sahidin dari Tanjung, Kecamatan Bunguran timur Laut juga memberikan tanggapannya “Kalau di Kecamatan Bunguran Timur Laut ini untuk mengelolaan sampah ini dilakukan secara mandiri karena sampai hari ini belum ada yang namanya lembaga atau badan usaha ataupun organisasi yang mengelola sampah tersebut, makanya masyarakat lebih memilih mengelola sendiri. Untuk pengelolaan sampah di Bunguran Timur Laut ini hingga saat ini tidak ada , berbeda masyarakat yang tinggal di Kecamatan Bunguran Timur sana. Saya berharap untuk ke depan ada organisasi yang bila mengelola sampah terutama di Bunguran Timur Laut ini seperti Karang Taruna atau yang lainnya agar sampah lebih terkelola dengan baik dan kebersihan lingkungan tetap terjaga “.

“Memang kita sadari bahwa manusia adalah penghasil industri sampah, bukan hanya manusi saja yang resah dengan keberadaan sampah ini makhluk hidup yang lain pun ikut terganggu dengan keberadaan sampah yang tidak terkelola dengan baik. Saya sangat berharap sekali terutama kepada pengankut sampah agar armada pengangkut sampah ini dilengkapi dengan perlengkapan lalu lintas seperti lampu seinnya dan mohon agak tertib dalam membawa sampah”. Kata Zaharuddin dari Ranai Kecamatan Bunguran Timur.

“Saya berharap kepada pengankut sampah agar tertib dalam mengangkut sampah, karena sering saya jumpai sampah yang dibawa malah berserakan di jalan, dan ini saya rasa sangat menganggu kebersihan lingkungan dan juga sangat mengganggu pengguna jalan lainnya. Ada baiknya saat membawa sampah agar menutup bagian atas tossa dengan menggunakan jaring agar sampah tidak berserakan” Kata Bukhari dari Jl Dewi Sartika Kecamatan Bunguran Timur.

Mengenai kondisi sampah di Natuna maka ssngat diharapkan ada perhatian dari pemerintah daerah maupun pihak swasta untuk mendukung fasilitas transportasi guna memperkuat sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kabupaten Natuna.

Rekomendasi Berita