Tanggapan Masyarakat Terhadap Even Destinasi Unggulan Natuna 2026

  • 14 Jul 2025 20:23 WIB
  •  Ranai

KBRN. Ranai : Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna mengusulkan 2 event destinasi ungulan pada tahun 2026 mendatang. Dua event unggulan yang diysulkan yaitu Festival Pantai Sisi dan Natuna Geopark Festival.

Adapun pada pelaksanaan nantinya, Pemkab Natuna melalui Dinas Pariwisata juga akan menyediakan paket-paket wisata seperti Diving, Fishing dan menyaksikan penyu bertelor dan lain sebagainya. Untuk menyukseskan even unggulan tersebut, Dinas terkait akan berkolaborasi dan sharing anggaran antara Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten/Kota. Diharapkan usulan itu dapat menjadi kalender event Provinsi Kepri.

Seperti apa tanggapan masyarakat Natuna terhadap usulan 2 event destinasi unggulan tersebut, berikut tanggapan pendengar Pro 1 RRI Ranai dalam acara Hallo Natuna (Opini Publik) pada hari Kamis, 10 Juli 2025 yang dilaksanakan mulai pukul 07.30 wib sampai dengan pukul 08.00 wib dengan topik : Tanggapan Masyarakat Terhadap Even Destinasi Unggulan Natuna 2026, berikut komentar pendengar di no HP 081266477719.

“Saya sangat menyambut baik atas usulan dari dinas Pariwisata tersebut, tapi alangkah baiknya objek-objek wisata yang sudah dibangun agar bisa ditata lebih baik lagi dengan menyediakan uang pemeliharaan untuk merawat bangunan yang sudah dibangun, agar pembangunan terkesan tidak sia-sia ”. Komentar dari Supri dari Pering Kecamatan Bunguran Timur Kabupaten Natuna.

Selain itu Haidir dari Setuik Kecamatan Bunguran Timur Laut, juga sependapat dengan Supri yang mengatakan bahwa pentingnya perawatan terhadap bangunan yang sudah ada.

“Saya sangat mendukung segala upaya pemerintah kita untuk mengembangkan Kabupaten Natuna ini, Natuna harus berkembang dan jangan sampai layu, menurut saya Natuna saat ini sedang lesu dan layu dari semua hal. Dan saya sangat setuju dengan pak supri kalau bangunan yang sudah ada itu harus dipelihara. Kalau masalah mendatangkan orang dari luar itu masalah yang gampang, yang paling penting itu adalah masalah perawatan bangunan, banyak saya perhatikan bangunan yang terabaikan”.

Rekomendasi Berita