Upaya Geopark Natuna menuju UNESCO Global Geopark (UGG)

  • 25 Feb 2026 10:29 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Upaya Geopark Natuna menuju pengakuan sebagai UNESCO Global Geopark (UGG) terus menunjukkan kemajuan. Hal tersebut ditandai dengan digelarnya rapat Badan Pengurus Geopark Natuna (BPGN) terkait pembahasan percepatan pengusulan Geopark Natuna menuju UNESCO Global Geopark (UGG) tersebut, yang berlangsung di Kantor Dinas Pariwisata Kab. Natuna,Komplek Masjid Agung Natuna pada Selasa 24 Februari 2026 .

Rapat yang dipimpin oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Natuna, sekaligus sebagai Ketua Harian BPGN Basri, dihadiri oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disperindagkopum), Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Ketua Aktivis Pecinta Lingkungan serta jajaran pengurus Geopark Natuna.

Rapat Badan Pengurus Geopark Natuna (BPGN) terkait pembahasan percepatan pengusulan Geopark Natuna menuju UNESCO Global Geopark ( Foto: Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna/ Saleh RRI Ranai )

Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah hal strategis, di antaranya evaluasi program Geopark Natuna yang telah berjalan, peningkatan promosi geopark melalui sektor UMKM, serta persiapan dokumen dan dukungan lintas sektor dalam rangka percepatan pengusulan Geopark Natuna sebagai bagian dari jaringan UNESCO Global Geopark (UGG). Tentu untuk mewujudkan hal tersebut tidak terlepas dari sinergisitas antar seluruh pihak baik pemerintah, Pelaku Usaha, Komunitas dan masyarakat tempatan.

“Pengusulan Geopark Natuna menuju pengakuan internasional memerlukan sinergisitas seluruh pihak, baik pemerintah daerah, pelaku usaha, komunitas, maupun masyarakat. Keberadaan geopark tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga dapat menjadi penggerak ekonomi daerah melalui pengembangan pariwisata berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat”, Kata Basri.

Sesi Poto Bersama Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Natuna usai Rapat Badan Pengurus Geopark Natuna (BPGN) terkait pembahasan percepatan pengusulan Geopark Natuna menuju UNESCO Global Geopark ( Foto: Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna/ Saleh RRIRanai )

Tidak hanya itu, dalam percepatan pengusulan Geopark Natuna menuju UNESCO Global Geopark (UGG) Badan Pengelola Geopark Nasional (BPGN) Natuna beberapa waktu lalu bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna juga telah melaksanakan penandatanganan sembilan nota kesepahaman (MoU) dengan sejumlah mitra strategis, yang menurut Basri hal ini sebagai langkah penguatan kelembagaan dan pengelolaan berkelanjutan kawasan geopark yang melibatkan berbagai pihak seperti pelaku perhotelan, PLN, BPJS Ketenagakerjaan, Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP)/Kehutanan, hingga Cabang Dinas Perikanan. Kerja sama antar lintas sektor di tegasnya menjadi bagian penting dan langkah strategis dalam membangun Geopark Natuna.

“ Betul, Selain komitmen bersama dalam memperkuat sinergi di bidang edukasi, promosi wisata, perlindungan ketenagakerjaan, konservasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat lokal di kawasan Geopark Nasional Natuna, kerja sama lintas sektor ini menjadi bagian penting dari strategi besar dalam membangun Geopark Natuna sebagai motor penggerak pembangunan berkelanjutan di daerah”, Ucapnya.

Selain itu, disampaikan pula bahwa kunjungan Duta Besar Amerika Serikat beberapa waktu lalu ke kawasan Geosite Pulau Setanau menunjukkan adanya perhatian terhadap potensi geopark Natuna. Dalam kunjungan tersebut, pihaknya menilai kawasan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan dan berkomitmen untuk turut memperkenalkan geosite Natuna pada forum internasional.

Melalui rapat ini diharapkan proses pengusulan Geopark Natuna menuju UNESCO Global Geopark (UGG) dapat berjalan lebih terarah dan terkoordinasi, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian kawasan geosite sebagai aset daerah yang bernilai strategis.

Rekomendasi Berita