Apakah Puasa Syawal Harus Berurutan? Ini Penjelasannya

  • 21 Mar 2026 18:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Puasa enam hari di bulan Syawal dianjurkan setelah Ramadan karena memiliki keutamaan pahala setara puasa setahun.
  • Puasa Syawal dianggap sebagai tanda diterimanya ibadah Ramadan dan bentuk konsistensi beribadah
  • Puasa Syawal boleh dilakukan berurutan maupun terpisah selama enam hari di bulan Syawal, dan keduanya tetap mendapatkan kesunnahan yang sama.

RRI.CO.ID, Jakarta — Puasa enam hari di bulan Syawal merupakan salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan setelah Ramadan sebagai bentuk konsistensi dalam beribadah. Puasa ini diyakini memiliki keutamaan besar, bahkan pahala yang diperoleh setara dengan berpuasa selama satu tahun penuh.

Melansir dari NU Online, Sabtu, 21 Maret 2026, hal tersebut sebagaimana sabda Muhammad yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Hadis tersebut menyebutkan siapa yang berpuasa Ramadan lalu melanjutkannya dengan enam hari di bulan Syawal akan mendapatkan pahala seperti berpuasa setahun.

Selain itu, puasa Syawal juga dianggap sebagai tanda diterimanya ibadah Ramadan. Ulama menilai bahwa konsistensi dalam melanjutkan ibadah setelah bulan suci menjadi indikator ketaatan seorang Muslim.

Pendapat ini di antaranya disampaikan oleh Ibnu Rajab yang menekankan melanjutkan ibadah setelah Ramadan merupakan tanda kebaikan yang diterima. Dalam praktiknya, muncul pertanyaan mengenai pelaksanaan puasa Syawal yang tidak dilakukan secara berurutan.

Puasa Syawal tidak harus dilakukan secara terus-menerus, dapat dilaksanakan secara terpisah selama masih berada dalam bulan Syawal. Puasa Syawal dapat dilakukan dengan dua cara, yakni berurutan selama enam hari atau dilakukan secara terpisah.

Kedua cara tersebut tetap mendapatkan kesunnahan dan pahala yang sama. Dengan demikian, puasa Syawal tetap dianjurkan baik dilakukan berturut-turut maupun terpisah.

Utamanya dalam melaksanakan ibadah puasa Syawal adalah jumlahnya enam hari dan dilakukan saat bulan Syawal. Ibadah ini dilakukan sebagai bentuk dari kelanjutan ibadah setelah Ramadan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....