Bacaan Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri, Keluarga, hingga Orang Lain
- 10 Mar 2026 07:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu menjelang Hari Raya Idulfitri. Dalam pelaksanaannya niat menjadi bagian penting yang menentukan sah atau tidaknya ibadah tersebut.
Dalam hukum Islam, niat menjadi pembeda antara ibadah dan aktivitas biasa yang dilakukan seseorang. Karena itu zakat fitrah harus disertai niat yang jelas ketika seseorang menunaikan kewajiban tersebut.
Melansir nu.or.id, para ulama menjelaskan bahwa niat zakat fitrah sebenarnya cukup diucapkan dalam hati oleh orang yang berzakat. Namun melafalkan niat juga dianjurkan untuk membantu mempertegas maksud ibadah yang dilakukan.
Penjelasan mengenai pentingnya niat ini juga disampaikan oleh ulama dalam berbagai kajian fikih zakat. Niat dianggap lebih utama daripada ijab kabul karena zakat merupakan pemberian sepihak kepada penerima.
Berikut beberapa bacaan niat zakat fitrah yang umum digunakan sesuai peruntukannya;
Niat zakat fitrah untuk diri sendiri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an nafsi fardhan lillahi ta'ala
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Bacaan niat ini digunakan ketika seseorang menunaikan zakat fitrah atas dirinya sendiri. Niat tersebut dapat dibaca ketika menyerahkan zakat kepada amil atau saat memisahkan harta zakat.
Niat zakat fitrah untuk istri
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺯَﻭْﺟَﺘِﻲْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri ‘an zaujati fardhan lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah Ta‘ala.”
Dalam Islam, seorang suami berkewajiban menunaikan zakat fitrah bagi istrinya. Niat ini dibaca ketika suami mengeluarkan zakat fitrah atas tanggungan tersebut.
Niat zakat fitrah untuk anak laki-laki
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻭَﻟَﺪِﻱْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an waladi (sebut nama anaknya) fardhan lillahi ta'ala
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Niat zakat fitrah untuk anak perempuan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِﻋَﻦْ ﺑِﻨْﺘِﻲْ ... ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an binti (sebut nama anaknya) fardhan lillahi ta'ala
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku…. (sebutkan nama), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Zakat fitrah juga wajib dibayarkan oleh orang tua bagi anak yang masih menjadi tanggungannya. Dalam praktiknya, nama anak dapat disebutkan dalam niat untuk memperjelas peruntukannya.
Niat zakat fitrah untuk diri sendiri dan keluarga
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَنِّيْ ﻭَﻋَﻦْ ﺟَﻤِﻴْﻊِ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﺰَﻣُنِيْ ﻧَﻔَﻘَﺎﺗُﻬُﻢْ ﺷَﺮْﻋًﺎ ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an jami'i maa yalzimuni nafaqatuhum syar'an fardhan lillahi ta'ala
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Bacaan ini digunakan ketika seseorang menunaikan zakat fitrah sekaligus bagi seluruh anggota keluarganya. Biasanya niat tersebut dibaca oleh kepala keluarga yang menanggung nafkah keluarga.
Niat zakat fitrah untuk orang lain yang diwakilkan
ﻧَﻮَﻳْﺖُ ﺃَﻥْ ﺃُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ (..…) ﻓَﺮْﺿًﺎ ِﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaitu an ukhrija zakatal fithri 'an (sebutkan nama) fardhan lillahi ta'ala
Artinya: "Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk… (sebutkan nama spesifik), fardu karena Allah Ta‘âlâ.”
Niat ini digunakan ketika seseorang membayarkan zakat fitrah atas nama orang lain. Praktik ini sering dilakukan dalam bentuk perwakilan atau titipan zakat.
Selain membaca niat, umat Islam juga dianjurkan menyerahkan zakat fitrah kepada amil yang terpercaya. Zakat tersebut kemudian disalurkan kepada golongan mustahik yang berhak menerimanya.
Dengan memahami bacaan niat yang benar, pelaksanaan zakat fitrah diharapkan menjadi lebih sempurna. Hal ini juga membantu memastikan ibadah zakat yang dilakukan sah sesuai ketentuan syariat Islam.