Kapan Malam Lailatul Qadar? Ini Perkiraan dan Tanda-Tandanya

  • 10 Mar 2026 07:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Malam Lailatul Qadar menjadi salah satu momen paling dinantikan umat Islam selama menjalani ibadah di bulan Ramadan. Banyak umat Muslim berupaya mencari malam istimewa tersebut dengan memperbanyak ibadah pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

Dalam ajaran Islam, Lailatul Qadar dikenal sebagai malam penuh kemuliaan yang memiliki nilai ibadah sangat besar. Keutamaannya bahkan disebut lebih baik daripada seribu bulan sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-Qadr ayat 1 sampai 5.

"Sesungguhnya Kami menurunkannya (Al Quran) pada malam lailatul qadar. Tahukah kamu, apakah malam qadar itu? Malam qadar adalah lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu, turunlah malaikat-malaikat dan Jibril dengan izin Tuhan mereka (membawa segala urusan), (seluruh malam itu) sejahtera sampai terbit fajar." ( QS Al-Qadr [97] ayat 1-5).

Ayat tersebut juga menjelaskan bahwa malaikat dan Jibril turun ke bumi dengan izin Allah membawa berbagai urusan. Malam itu digambarkan sebagai malam yang penuh keselamatan hingga datangnya waktu subuh.

Rasulullah SAW tidak menyebutkan secara pasti kapan malam Lailatul Qadar terjadi setiap tahunnya. Namun, ia memberikan petunjuk agar umat Islam mencarinya pada malam-malam ganjil dalam sepuluh hari terakhir Ramadan.

Aisyah RA meriwayatkan sabda Rasulullah SAW mengenai anjuran tersebut dalam hadis sahih. “Carilah malam qadar pada malam-malam ganjil pada sepuluh terakhir bulan Ramadan.” (HR al-Bukhari: 1878 dan Muslim: 1998).

Berdasarkan hadis tersebut, malam Lailatul Qadar berpeluang terjadi pada beberapa malam ganjil di akhir Ramadan. Malam tersebut biasanya jatuh pada tanggal 21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan.

Merujuk hasil sidang isbat Kementerian Agama yang menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah pada 19 Februari 2026. Dengan demikian, beberapa malam ganjil akhir Ramadan pada tahun tersebut dapat diperkirakan sebagai berikut:

• Malam ke-21 Ramadan pada Selasa malam, 10 Maret 2026

• Malam ke-23 Ramadan pada Kamis malam, 12 Maret 2026

• Malam ke-25 Ramadan pada Sabtu malam, 14 Maret 2026

• Malam ke-27 Ramadan pada Senin malam, 16 Maret 2026

• Malam ke-29 Ramadan pada Rabu malam, 18 Maret 2026

Selain waktu yang berpeluang malam Lailatul Qadar, Rasulullah SAW juga menjelaskan beberapa tanda berkaitan dengan waktu tersebut. Penjelasan tersebut tercantum dalam hadis riwayat Imam Muslim.

Dalam hadis tersebut dijelaskan kondisi matahari pada pagi hari setelah malam Lailatul Qadar dari Abi bin Ka’ab. “Subuh hari dari malam Lailatul qadar, matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik".

Beberapa ulama juga menjelaskan tanda lain yang dapat dikenali melalui fenomena alam. Melansir laman Kementerian Agama, berikut beberapa tanda malam Lailatul Qadar menurut penjelasan para ulama:

1. Sedikitnya suara gonggongan anjing dan suara keledai

2. Menjadi tawarnya air asin (air laut)

3. Melihat semua makhluk bersujud kepada Allah SWT

4. Mendengar segala sesuatu berzikir kepada Allah dengan lisan

5. Malam itu malam yang terang dan bercahaya

6. Pada pagi harinya matahari jernih dan terang

Karena waktu pastinya tidak diketahui secara pasti, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah sepanjang sepuluh malam terakhir Ramadan tersebut. Amalan seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, dan berdoa menjadi ibadah yang sangat dianjurkan.

Dengan meningkatkan ibadah pada malam-malam tersebut, umat Islam diharapkan dapat meraih keutamaan Lailatul Qadar. Malam penuh kemuliaan tersebut diyakini membawa pahala yang sangat besar bagi setiap muslim yang beribadah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....