Cara Mendapatkan Lailatul Qadar pada Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

  • 08 Mar 2026 10:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Malam Lailatul Qadar menjadi salah satu momen paling dinantikan umat Islam pada bulan Ramadan. Malam ini diyakini memiliki keutamaan luar biasa karena nilai ibadahnya lebih baik dari seribu bulan.

Dalam ajaran Islam, Lailatul Qadar diyakini turun pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan. Umat Muslim dianjurkan meningkatkan ibadah untuk meraih keberkahan malam yang penuh kemuliaan tersebut.

Al-Qur’an menyebutkan bahwa Lailatul Qadar merupakan malam yang lebih baik dari seribu bulan. Keutamaan ini membuat banyak Muslim memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

Dalam hadis riwayat Sahih Bukhari disebutkan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan mencari Lailatul Qadar pada malam ganjil. Malam yang dimaksud biasanya berada pada tanggal 21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadan.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ.

Artinya: Dari Aisyah ra bahwa Rasulullah saw bersabda: Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil dalam sepuluh terakhir di bulan Ramadhan (HR Bukhari)

Pada masa hidupnya, Rasulullah meningkatkan ibadah secara lebih intensif ketika memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan. Hal ini juga disebutkan dalam hadis riwayat Sahih Muslim mengenai kesungguhan Nabi dalam beribadah.

Ada beberapa amalan yang dianjurkan untuk menggapai keutamaan malam Lailatul Qadar. Amalan tersebut dapat dilakukan secara konsisten selama sepuluh malam terakhir Ramadan.

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meraih Lailatul Qadar dikutip dari laman NU.or.id:

  1. Meningkatkan ibadah malam

    Umat Muslim dianjurkan memperbanyak shalat malam, membaca Al-Qur’an, dan berdzikir sepanjang malam. Amalan tersebut dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus memohon ampunan.

  2. Memperbanyak doa dan istighfar

    Memanjatkan doa menjadi amalan penting yang dianjurkan pada malam-malam terakhir Ramadan. Salah satu doa yang dianjurkan adalah memohon ampunan serta keberkahan hidup.

  3. Menghidupkan malam dengan ibadah

    Menghidupkan malam berarti mengisi sebagian besar waktu dengan ibadah dan kegiatan keagamaan. Praktik ini dicontohkan Rasulullah dengan memperbanyak ibadah dibandingkan hari-hari Ramadan sebelumnya.

  4. Mengajak keluarga meningkatkan ibadah

    Rasulullah juga membangunkan keluarganya agar ikut beribadah pada malam-malam terakhir Ramadan. Tujuannya agar seluruh anggota keluarga memperoleh keberkahan dan keutamaan Lailatul Qadar.

Upaya mencari Lailatul Qadar membutuhkan kesungguhan dan konsistensi dalam menjalankan ibadah. Karena itu umat Muslim dianjurkan memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan sebaik mungkin.

Dengan memperbanyak ibadah dan memperkuat keimanan, peluang meraih Lailatul Qadar akan semakin terbuka. Malam yang penuh kemuliaan tersebut diharapkan membawa keberkahan bagi kehidupan dunia dan akhirat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....