Tips Mengobati dan Mencegah Sariawan saat Puasa
- 07 Mar 2026 15:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta — Sariawan menjadi keluhan umum bagi sebagian orang yang menjalankan puasa, dapat mengganggu aktivitas makan, minum, hingga berbicara. Luka kecil berwarna putih atau kekuningan di dalam mulut ini menimbulkan rasa nyeri yang mengganggu.
Melansir dari berbagai sumber, Sabtu, 7 Maret 2026, beberapa faktor dapat meningkatkan risiko sariawan saat berpuasa. Kekurangan gizi, seperti rendahnya asupan vitamin B12, folat, dan zat besi, bisa menjadi salah satu pemicunya.
Kondisi mulut yang kering akibat berkurangnya asupan cairan juga dapat memicu munculnya sariawan. Selain itu, kebersihan mulut yang kurang, konsumsi makanan pedas atau asam, serta stres turut berperan dalam timbulnya luka ini.
Menjaga kebersihan mulut menjadi langkah utama untuk mempercepat penyembuhan. Menyikat gigi dengan teknik yang benar dan membersihkan lidah dapat mengurangi jumlah bakteri penyebab iritasi.
Obat kumur antiseptik bisa digunakan setelah sahur dan berbuka untuk membersihkan mulut dari bakteri. Gel sariawan yang dioleskan langsung pada luka juga dapat meredakan nyeri tanpa membatalkan puasa jika digunakan secukupnya.
Kompres dengan air dingin atau es batu yang dibungkus kain juga membantu meredakan rasa sakit akibat peradangan. Selain itu, memilih makanan lembut dan tidak pedas saat berbuka dan sahur bisa membantu penyembuhan luka.
Asupan gizi yang cukup juga penting untuk mendukung proses pemulihan. Konsumsi makanan kaya vitamin B12 seperti telur, daging, dan ikan, serta multivitamin yang mengandung folat dan zat besi sangat dianjurkan.
Minum cukup air saat sahur dan berbuka juga penting untuk menjaga kelembapan mulut. Jika sariawan sering kambuh atau tidak kunjung hilang, konsultasi dengan dokter tetap disarankan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....