Amankah Minum Kopi dan Teh Saat Berbuka Puasa?
- 05 Mar 2026 19:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta: Konsumsi kopi dan teh saat berbuka puasa menjadi kebiasaan sebagian orang. Namun, apakah minuman tersebut aman dikonsumsi setelah seharian berpuasa?
Ahli Gizi Masyarakat, Tan Shot Yen, menjelaskan tubuh sebenarnya membutuhkan cairan untuk rehidrasi setelah puasa. Selama lebih dari 12 jam berpuasa, tubuh berada dalam kondisi kekurangan cairan.
Menurutnya, minuman terbaik saat berbuka adalah air putih. Menurutnya, air mudah diserap tubuh dan tidak menimbulkan efek samping.
| Baca juga: Jadwal Buka Puasa Jakarta 6 Maret 2026 |
“Yang kita butuhkan saat berbuka adalah rehidrasi karena tubuh mengalami dehidrasi lebih dari 12 jam,” ujar Tan Shot Yen. Ia menegaskan air putih merupakan pilihan paling aman untuk memulihkan cairan tubuh.
Ia menjelaskan teh dan kopi memiliki sifat diuretik yang dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Kondisi tersebut justru membuat tubuh kehilangan lebih banyak cairan.
“Kalau diminum dalam jumlah lumayan, malah membuat kita terkencing-kencing,” kata Tan Shot Yen. Akibatnya, tubuh berisiko tidak mendapatkan rehidrasi optimal setelah berbuka.
Tan juga menyarankan agar konsumsi teh tidak dilakukan bersamaan dengan makan besar. Hal ini karena teh berpotensi menghambat penyerapan zat besi dari makanan.
Selain itu, minum teh atau kopi saat sahur juga dapat menimbulkan masalah. Menurut Tan, kedua minuman tersebut dapat mengganggu penyerapan zat gizi sekaligus meningkatkan risiko dehidrasi.
Ia menyarankan jika tetap ingin minum kopi atau teh, jumlahnya sebaiknya sangat sedikit. “Kalau hanya setengah cangkir, tidak apa-apa, lalu bilas lagi dengan air putih,” ujarnya.
Tan juga mengingatkan kopi dapat merangsang gerakan pencernaan sehingga memicu keinginan buang air besar. Pada beberapa orang, kopi bahkan dapat meningkatkan kadar kolesterol dan memicu gangguan tidur.
Bagi penderita hipertensi, konsumsi kopi berlebihan juga berisiko memperburuk kondisi kesehatan. Selain itu, minuman manis kental saat berbuka dapat memicu kenaikan berat badan.
Sebagai alternatif, Tan menyarankan minuman alami yang lebih ramah bagi tubuh. “Air kelapa tanpa tambahan gula ini segar sekali,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....