Inilah Makna Kaya Sesungguhnya Menurut Ulama
- 04 Mar 2026 18:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Konsep kekayaan dalam Islam berbeda dengan pandangan pada umumnya. Kekayaan sejati justru diukur dari kebiasaan memberi, bukan banyaknya aset.
"Dalam prespektif Islam, seseorang dinilai kaya apabila ia memenuhi dua unsur. Yaitu mereka yang suka memberi atau bersedekah dan yang tidak mempunyai utang dalam kehidupannya," Musyrif Tahfidzul Qur’an SD IT Vinca Rosea Tahfidz International Lhokseumawe, Ustaz Khairunnasri dalam Syiar Ramadan Jelang Berbuka Pro 3 RRI, 4 Maret 2026.
Menurutnya, ketakwaan berkaitan erat dengan sikap dermawan dalam berbagai kondisi kehidupan. Ia mengatakan, orang bertakwa akan tetap berbagi meskipun sedang mengalami kesulitan.
Anggapan masyarakat kini, kekayaan dinilai dari kepemilikan aset dan unsur materi lainnya. Namun terkadang kepemilikan aset itu juga masih didapatkan melalui sistem kredit atau cicilan misalnya.
Hal ini belum mencerminkan kekayaan hakiki menurut perspektif Islam. Kondisi tersebut hanya menunjukkan kepemilikan yang masih bergantung pada kewajiban pembayaran.
"Maka belum bisa dikatakan kaya, justru tergolong orang yang suka menumpuk harta. Apalagi kalau ia sulit untuk memberi, maka sempurnalah ia jadi orang yang bakhil alias orang pelit," katanya.
Oleh karena itu, orang yang betul-betul kaya dalam perspektif Islam adalah mereka yang terbiasa berbagi dalam keadaan tulus dan ikhlas. Sifat itu juga erat kaitannya dengan ketakwaan seorang Muslim.
Berdasarkan surah Al-Baqarah ayat 183, salah satu kriteria utama seseorang itu bertakwa yakni orang yang gemar memberi dalam keadaan lapang maupun sempit. Memberi dapat berupa infak ataupun sedekah.
Infak juga tidak selalu bermakna materi atau uang semata. Memberikan pemikiran, solusi, dan sikap ramah termasuk sedekah yang bernilai di sisi Allah SWT.
Umat Islam diharapkan mampu berinfak dalam setiap keadaan kehidupan dan menjadi hamba yang bertakwa serta dicintai Allah SWT. "Insya Allah, semoga kita termasuk ke dalam golongan mereka yang mampu untuk berinfak dalam semua kondisi," ujar Khairunnasri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....