Tips Aman Puasa bagi Penderita Hipertensi Selama Ramadan
- 04 Mar 2026 13:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Penderita tekanan darah tinggi tetap dapat menjalani puasa Ramadan dengan aman selama kondisi terkontrol baik. Kedisiplinan menerapkan pola hidup sehat serta konsumsi obat rutin menjadi kunci kelancaran ibadah tersebut.
Puasa merupakan kewajiban bagi setiap muslim di seluruh dunia. Selain menahan lapar dan haus, puasa juga disebut memiliki berbagai manfaat positif bagi kesehatan tubuh.
Dilansir dari laman Alodokter, bagi individu dengan hipertensi, perubahan pola makan dan waktu istirahat selama Ramadan sering menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Padahal, penyesuaian pola hidup tersebut justru berpotensi membantu menurunkan tekanan darah apabila dijalankan tepat.
Salah satu langkah penting adalah memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter sebelum memulai puasa. Pemeriksaan rutin bertujuan memantau tekanan darah sekaligus mendeteksi kemungkinan komplikasi yang mungkin terjadi.
Dokter dapat menentukan apakah pasien diperbolehkan berpuasa berdasarkan hasil evaluasi kondisi kesehatannya. Selain itu, obat antihipertensi tetap dapat diresepkan untuk dikonsumsi sesuai jadwal selama Ramadan berlangsung.
Pemenuhan kebutuhan cairan tubuh juga sangat penting untuk mencegah dehidrasi dan menjaga metabolisme tetap stabil. Asupan cairan yang cukup diketahui membantu mengontrol tekanan darah agar tetap berada dalam batas normal.
Kebutuhan cairan dapat dipenuhi dengan mengonsumsi delapan gelas air saat sahur dan berbuka puasa. Konsumsi minuman berkafein seperti kopi, teh, dan soda sebaiknya dibatasi karena berpotensi meningkatkan tekanan darah.
Pola makan sehat dengan memperbanyak sayur serta buah kaya kalium turut membantu menyeimbangkan kadar natrium tubuh. Hingga kini belum ada penelitian yang melarang penderita hipertensi berpuasa, namun pengawasan dokter tetap.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....