Efek Minum Kopi saat Sahur bagi Tubuh dan Kesehatan Lambung
- 03 Mar 2026 13:50 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Minum kopi saat sahur kerap dipilih banyak orang untuk menjaga kesegaran dan mencegah rasa kantuk selama berpuasa. Namun, kebiasaan tersebut tetap perlu diperhatikan dampaknya bagi kesehatan, terutama bagi penderita gangguan lambung atau sensitivitas kafein.
Kopi diketahui mampu meningkatkan kewaspadaan karena kandungan kafein yang bersifat stimulan alami. Meski demikian, konsumsi kopi ketika sahur tetap memerlukan perhatian agar manfaatnya tidak berubah menjadi risiko kesehatan tertentu.
Banyak orang merasa tubuh lebih segar setelah minum kopi saat sahur sebelum menjalani aktivitas puasa sepanjang hari. Kandungan kafein di dalamnya memang dapat membantu memperbaiki fokus dan menjaga konsentrasi selama berpuasa.
Akan tetapi, reaksi tubuh terhadap kopi saat sahur dapat berbeda pada setiap individu. Sebagian orang merasa nyaman, sedangkan lainnya mengalami keluhan seperti perut tidak enak atau jantung berdebar.
Dilansir dari laman Alodokter, pada kondisi tertentu, kopi dapat memicu peningkatan produksi asam lambung sehingga menimbulkan nyeri ulu hati atau rasa mual. Risiko tersebut lebih besar apabila kopi diminum saat perut kosong atau pada penderita maag serta GERD.
Selain itu, efek diuretik ringan dari kopi bisa membuat tubuh lebih cepat merasa haus selama menjalani puasa. Jika asupan cairan tidak tercukupi, kondisi ini berpotensi mengganggu kenyamanan dan keseimbangan cairan tubuh.
Karena itu, penting untuk memperhatikan jumlah kopi yang dikonsumsi saat sahur agar tetap dalam batas wajar. Apabila muncul keluhan setelah minum kopi, sebaiknya kurangi atau hentikan konsumsi demi menjaga kenyamanan berpuasa.
Untuk tetap aman, konsumsi kopi saat sahur sebaiknya dibatasi maksimal satu cangkir kecil sekitar 150 mililiter. Memahami respons tubuh terhadap kafein membantu Anda menjalani puasa dengan lebih nyaman dan tetap bertenaga sepanjang hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....