Mengulik Bongko Kopyor, Kuliner Khas Ramadan di Gresik

  • 01 Mar 2026 10:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Ramadan di Gresik, terasa kurang lengkap tanpa kehadiran bongko kopyor, takjil tradisional yang selalu diburu warga. Kuliner ini dikenal sebagai hidangan manis gurih yang hampir hanya muncul selama bulan puasa.

Menariknya, bongko kopyor jarang dijual di luar Ramadan karena identik dengan tradisi berbuka puasa. Banyak pedagang memang hanya berjualan hidangan ini saat bulan suci tiba.

Bongko kopyor adalah makanan khas pesisir Kabupaten Gresik, Jawa Timur, yang diwariskan secara turun-temurun. Kehadirannya menjadi bagian dari tradisi berbuka puasa masyarakat setempat setiap Ramadan.

Di Gresik, warga rela berburu bongko kopyor sejak siang hari karena sering habis sebelum waktu magrib. Harga yang terjangkau juga membuat takjil ini digemari berbagai kalangan.

Kata “bongko” merujuk pada makanan yang dibungkus daun pisang lalu dikukus hingga matang. Sementara “kopyor” berasal dari kelapa muda yang menjadi bahan utama khasnya.

Isian bongko kopyor cukup beragam, mulai dari kelapa muda, pisang, roti tawar, hingga bubur mutiara dan santan. Kombinasi rasa manis dan gurih membuatnya cocok jadi hidangan pembuka setelah seharian berpuasa.

Semua bahan biasanya disiram santan lalu dibungkus rapi menggunakan daun pisang sebelum dikukus. Dalam proses ini, daun pisang akan mengeluarkan aroma khas yang menambah cita rasa bongko kopyor.

Lebih dari sekadar makanan, bongko kopyor menjadi simbol kebersamaan keluarga saat berbuka puasa. Tradisi menikmati hidangan ini turut menjaga warisan kuliner lokal agar tetap lestari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....