Manis dan Legit, Amparan Tatak Primadona Takjil Ramadan Khas Kalimantan
- 03 Mar 2026 12:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Amparan tatak menjadi salah satu takjil favorit khas Kalimantan yang selalu diburu saat Ramadan. Kue tradisional ini dikenal luas oleh masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, hingga Kalimantan Tengah.
Nama amparan tatak berasal dari bahasa Banjar, yakni ‘amparan’ yang berarti hamparan dan ‘tatak’ yang berarti potongan. Kue ini dibuat dalam loyang besar, lalu dipotong-potong setelah matang sebelum disajikan.
Dahulu, kuliner ini merupakan hidangan istimewa yang disajikan khusus untuk kaum bangsawan atau dalam acara adat penting. Kini, kue tersebut bertransformasi menjadi sajian wajib berbuka puasa dan hantaran pernikahan.
Amparan tatak terbuat dari campuran tepung beras, santan, gula, dan pisang sebagai bahan utama. Teksturnya lembut dengan rasa manis legit serta aroma santan yang khas.
Potongan pisang biasanya disusun di dalam adonan sehingga memberikan cita rasa yang lebih kaya. Perpaduan manis dan gurih membuat kue ini cocok disantap saat berbuka puasa.
Selama Ramadan, amparan tatak banyak dijual di pasar tradisional dan pusat jajanan takjil. Tak heran jika kue ini kerap menjadi pilihan utama masyarakat untuk menu berbuka.
Selain sebagai hidangan berbuka, amparan tatak juga memiliki nilai budaya yang kuat. Kue ini kerap hadir dalam acara adat dan perayaan tradisional masyarakat Banjar.
Keberadaannya yang tetap bertahan hingga kini menjadikan amparan tatak sebagai warisan kuliner yang patut dilestarikan. Cita rasa tradisionalnya menjadi bagian dari kekayaan budaya Kalimantan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....