Ketahui, Ini Keutamaan Memberi Hidangan bagi Orang Berpuasa
- 27 Feb 2026 14:57 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID – Memberi hidangan kepada orang yang berpuasa merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam, terutama pada bulan Ramadan. Perbuatan ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, tetapi juga ibadah yang mengandung nilai spiritual dan pahala besar.
Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk berbagi makanan saat waktu berbuka tiba. Karena di dalamnya terkandung pahala besar dan keberkahan yang melimpah.
Sebagaimana yang terdapat dalam sebuah hadis riwayat Tirmidzi Rasulullah bersabda:
“Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka ia mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa tersebut. Tanpa mengurangi pahala orang itu sedikit pun.” (HARI. Tirmidzi)
Hadis tersebut menunjukkan besarnya ganjaran bagi siapa saja yang membantu orang lain berbuka puasa. Bahkan, pahala yang diperoleh setara dengan orang yang menjalankan ibadah puasa itu sendiri.
Di tengah masyarakat Muslim, tradisi berbagi takjil dan menggelar buka puasa bersama menjadi budaya kebaikan yang terus dijaga. Kegiatan tersebut mencerminkan semangat solidaritas sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.
Berikut beberapa bentuk sederhana memberi makan orang berpuasa:
- Menyediakan takjil di masjid atau ruang publik
Menyediakan takjil di masjid atau di tepi jalan menjadi salah satu bentuk berbagi yang mudah dilakukan saat Ramadan. Membagikan air minum, kurma, atau makanan ringan untuk berbuka puasa merupakan langkah sederhana yang bernilai pahala besar.
- Mengundang tetangga atau kerabat berbuka puasa bersama
Mengundang tetangga atau kerabat untuk berbuka puasa bersama menjadi salah satu amalan yang dianjurkan. Kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi sekaligus menghadirkan kebahagiaan di bulan Ramadan.
- Mengirimkan makanan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Mengirimkan makanan kepada masyarakat yang membutuhkan juga menjadi bentuk kepedulian nyata di bulan Ramadan. Memberi ke fakir miskin, pekerja harian, dan musafir termasuk golongan yang dianjurkan untuk diprioritaskan dalam berbagi hidangan berbuka.
- Berpartisipasi dalam program sosial atau lembaga amal
Banyak organisasi kemanusiaan membuka kesempatan berbagi makanan berbuka secara kolektif.
Selain bernilai ibadah, berbagi makanan saat puasa juga menghadirkan berbagai hikmah spiritual bagi pelakunya. Melalui kebiasaan berbagi, seseorang belajar menumbuhkan empati, memahami kesulitan orang lain, serta meningkatkan rasa syukur atas nikmat yang dimiliki.
Sedekah dengan memberi makan orang berpuasa, diyakini menjadi jalan datangnya keberkahan dan ampunan dari Allah SWT. Tradisi ini juga mempererat persaudaraan sesama Muslim serta diyakini membuka pintu rezeki yang lebih luas tanpa mengurangi harta yang dimiliki.
Adapun waktu yang dinilai utama untuk berbagi hidangan antara lain menjelang berbuka puasa dan sepuluh hari terakhir Ramadan. Momentum tersebut kerap dimanfaatkan umat Muslim untuk memperbanyak amal kebaikan.
Meski demikian, niat yang tulus tetap menjadi kunci utama dalam setiap amalan. Memberi makan orang berpuasa hendaknya dilakukan semata-mata karena Allah SWT, bukan demi pujian atau pengakuan.
Dengan menjadikan berbagi sebagai kebiasaan, Ramadan dapat dihidupkan dengan semangat kepedulian dan kebersamaan. Bahkan hidangan sederhana seperti sebutir kurma dan seteguk air dapat menjadi jalan turunnya rahmat dan keberkahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....