Catat, Ini Bahaya Sahur Hanya Minum Air Putih

  • 25 Feb 2026 12:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Beberapa orang yang berpuasa terkadang kesulitan bangun sahur dan terkadang hanya memilih untuk minum air putih saja. Alasannya beragam, mulai dari tak sempat memasak, sedang diet, malas makan, hingga bangun kesiangan karena tidur terlalu larut.

Padahal, sahur memiliki peran penting untuk menjaga stamina selama berpuasa. Asupan makanan saat sahur membantu tubuh tetap bertenaga dan mendukung metabolisme agar tetap optimal sepanjang hari.

Ahli gizi menegaskan bahwa melewatkan makan sahur bukan pilihan yang tepat. Tubuh tetap membutuhkan asupan nutrisi agar tidak mudah lemas dan lebih tahan terhadap risiko infeksi.

Hanya mengandalkan air putih saat sahur tidak cukup memenuhi kebutuhan energi. Meski cairan penting untuk mencegah dehidrasi, tubuh tetap memerlukan zat gizi dari makanan.

Karena itu, ketika sahur disarankan tetap mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Menu yang mengandung karbohidrat, protein, serta mineral dibutuhkan agar tubuh siap menjalani aktivitas selama puasa.

Kebiasaan melewatkan sahur atau hanya minum air putih memang tidak langsung menimbulkan dampak serius. Air putih tetap dianjurkan karena membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh selama puasa.

Namun, hanya bergantung pada air putih tanpa asupan makanan bukan langkah yang tepat. Ada sejumlah efek yang bisa muncul jika tubuh tidak mendapat energi sebelum berpuasa.

Salah satunya adalah mudah lelah karena tubuh tidak memiliki cadangan nutrisi selama kurang lebih 14 jam. Kondisi ini membuat aktivitas harian terasa lebih berat dan tubuh cepat kehabisan energi.

Akibatnya, seseorang bisa merasa lemas, pusing, hingga sulit berkonsentrasi. Bahkan, keluhan seperti sakit kepala dan hilang semangat kerap muncul saat kebutuhan gizi tidak terpenuhi.

Melewatkan sahur juga dapat memengaruhi suasana hati secara signifikan. Kekurangan asupan nutrisi bisa menurunkan kadar gula darah dan memicu perubahan mood.

Tidak sahur sama saja dengan melewatkan kesempatan memenuhi kebutuhan gizi harian. Tanpa asupan yang cukup, daya tahan tubuh dapat menurun dan membuat tubuh rentan terserang penyakit.

Selain berdampak pada kesehatan, hal ini juga bisa menurunkan produktivitas. Aktivitas sehari-hari pun menjadi kurang maksimal karena kondisi tubuh yang tidak prima.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....