Pemerintah Segera Salurkan Bantuan Pangan ke 33,2 Juta KPM selama Ramadan
- 22 Feb 2026 04:21 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memastikan bantuan pangan pemerintah segera disalurkan. Bantuan berupa beras dan minyak goreng itu untuk meringankan beban ekonomi masyarakat selama Ramadan 1447H/2026.
Rizal menargetkan penyaluran bantuan pangan mulai direalisasikan pada pekan keempat Februari 2026 ini. Sehingga, masyarakat dapat segera menerima manfaat sekaligus menjaga stabilitas kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri.
“Insya Allah minggu depan (pekan keempat Februari 2026). Sudah mulai penyaluran bantuan pangan,” kata Rizal di Jakarta, Sabtu 21 Februari 2026.
Ia menjelaskan, dana bantuan pangan tersebut telah resmi cair dari Kementerian Keuangan. Sehingga Bulog kini tinggal menyelesaikan kesiapan teknis dan administratif sebelum distribusi dilakukan.
“Ya, tadi baru ditelepon yang bantuan pangan. Dananya baru cair,” ujarnya.
Menurut Rizal, percepatan distribusi bantuan ini diharapkan tidak hanya memperkuat daya beli masyarakat berpenghasilan rendah. Tetapi juga membantu menjaga stabilitas harga beras dan minyak goreng di pasaran menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.
Sementara itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menugaskan Bulog menyalurkan bantuan pangan kepada 33.244.408 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bantuan ini untuk alokasi Februari dan Maret 2026.
Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
“Salah satunya Bulog diminta menyalurkan bantuan pangan beras dan minyak goreng kepada 33.244.408 penerima untuk alokasi Februari dan Maret,” kata Amran. Dalam program ini, setiap KPM akan menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng untuk alokasi satu bulan.
Penyaluran dilakukan sekaligus setelah anggaran resmi tersedia. Secara total, Bulog akan menyalurkan 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng untuk dua bulan distribusi.
Pemerintah juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp11,92 triliun untuk mendukung program bantuan pangan tersebut. Program ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan harga pangan stabil dan masyarakat terlindungi selama Ramadan-Idulfitri.
“Presiden selalu menekankan agar menjaga rakyat dan terus berpihak pada rakyat. Termasuk memastikan harga pangan tetap stabil,” ujarnya.
Program bantuan pangan ini diharapkan menjadi bantalan ekonomi bagi jutaan keluarga penerima manfaat. Sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional selama periode Ramadan hingga Lebaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....