Ramadan, Harga Cabai di Tangsel Tembus Rp150.000

  • 21 Feb 2026 08:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Tangerang - Harga cabai di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tembus hingga Rp150.000/kilogram di awal Bulan Suci Ramadan 1.447 Hijriyah. Kenaikan harga juga terjadi pada daging sapi dan ayam.

Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) Saber Pangan Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan mengatakan pihaknya terus memperketat pengawasan terhadap ketersediaan dan harga Bahan Pokok Penting (Bapokting). Langkah ini diambil guna memastikan stabilitas harga pangan di tengah masyarakat.

Wira mengatakan melakukan telah pengecekan mendadak di Pasar Modern BSD, Serpong. Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, stok bahan pangan secara keseluruhan terpantau aman dan aktivitas perdagangan berjalan normal.

"Namun, ditemukan adanya kenaikan harga yang cukup signifikan pada komoditas cabai. Khususnya jenis cabai rawit merah yang menembus Rp120.000 hingga Rp150.000/kilogram," ujarnya, Jumat 20 Februari 2026.

Wira menyatakan kendati ada kenaikan harga, secara umum, pasokan bahan pangan di wilayah Tangsel masih tersedia dengan baik. Namun, untuk komoditas hortikultura seperti cabai, harganya memang sangat bergantung pada suplai harian dari pasar induk.

"Hal inilah yang memicu fluktuasi harga dalam waktu yang relatif cepat di tingkat pedagang pasar. Kamipun tidak akan segan mengambil tindakan jika ditemukan adanya praktik kecurangan yang merugikan masyarakat," kata dia.

“Satgas Saber Pangan Polres Tangerang Selatan akan terus melakukan pengawasan intensif dan berkoordinasi dengan instansi terkait. Fokus kami adalah menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan sembako tetap mencukupi, dan menjamin kelancaran distribusi agar tidak ada kendala bagi warga Tangerang Selatan,” ucap Wira.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie juga menyatakan bila pihaknya memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga pangan tetap terkendali selama Ramadan. Pengawasan pasar hingga intervensi harga pun disiapkan untuk menjaga daya beli masyarakat.

Benyamin menyebut berdasarkan hasil pemantauan sementara, terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas, khususnya daging sapi dan ayam. Namun secara umum, harga kebutuhan pokok lainnya masih relatif aman.

“Harga pasar pasti diawasi dan kemarin memang ada kenaikan pada daging sapi Ayam ini yang banyak dikonsumsi juga sedikit naik tidak terlalu banyak,” ujarnya.

Ia menegaskan pengawasan harga akan terus dilakukan, termasuk dengan turun langsung ke pasar-pasar. “Kita akan

kontrol lagi harganya, (inspeksi, Red) nanti pada pertengahan puasa,” kata Benyamin.

Sementara, Kepala Bagian Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Tangsel, Ucok Siagian mengatakan, kondisi inflasi daerah menjelang Ramadan masih dalam kategori terkendali. Meski tren harga mulai mengalami kenaikan pada Februari 2026.

Ucok menjelaskan pada Januari 2026, Kota Tangsel sempat mengalami deflasi cukup dalam. Indeks Perkembangan Harga (IPH) tercatat turun dari minus 1,88 persen hingga minus 3,51 persen dalam empat pekan.

“Komoditas yang menjadi andil deflasi adalah cabai merah, cabai rawit, bawang merah dan daging ayam ras. Deflasi tersebut didorong oleh meningkatnya pasokan dari daerah sentra produksi yang memasuki masa panen serta peningkatan produksi peternak," ujarnya.

Namun, memasuki Februari, tren harga kembali berbalik naik. “Pada pekan pertama Februari 2026, inflasi tercatat sebesar 1,27 persen yang didorong kenaikan harga cabai rawit,” katanya.

Berdasarkan pemantauan harga hingga pertengahan Februari, sejumlah komoditas mengalami kenaikan. Diantaranya cabai rawit, cabai merah, bawang merah, telur ayam ras, daging ayam ras, serta minyak goreng curah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....