Puasa tanpa Sahur, Tetap Sah? Ini Penjelasannya

  • 19 Feb 2026 09:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Puasa Ramadan merupakan salah satu ibadah wajib bagi umat Islam yang memiliki ketentuan jelas dalam syariat. Salah satu kebiasaan yang identik dengan puasa adalah makan sahur, namun, tidak jarang seseorang melewatkan waktu sahur.

Dalam praktiknya, banyak masyarakat mempertanyakan apakah puasa tetap sah tanpa sahur. Pertanyaan ini sering muncul terutama menjelang Ramadan, termasuk di Indonesia yang memiliki tradisi sahur cukup kuat.

Dikutip dari laman BAZNAS, secara umum, para ulama sepakat sahur bukan syarat sah puasa. Ibadah puasa tetap sah selama seseorang berniat sebelum fajar dan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa.

Anjuran sahur sendiri merujuk pada sunnah Nabi Muhammad SAW yang menekankan adanya keberkahan dalam makan sahur. Karena itu, meski tidak wajib, sahur sangat dianjurkan agar ibadah puasa berjalan optimal.

Hadis riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim menyebutkan bahwa sahur mengandung keberkahan. Hal ini menjadi dasar kuat para ulama dalam menganjurkan sahur tanpa menjadikannya syarat wajib puasa.

Hukum Puasa Tanpa Sahur Menurut Mazhab

- Mazhab Hanafi: Puasa tetap sah tanpa sahur selama sudah berniat sebelum fajar.

- Mazhab Maliki: Sahur hukumnya sunnah, bukan syarat sah puasa, sehingga puasa tetap berlaku.

- Mazhab Syafi’i: Tidak sahur tidak membatalkan puasa, tetapi dianjurkan karena keberkahannya.

- Mazhab Hanbali: Rukun puasa adalah niat dan menahan diri dari pembatal puasa, bukan sahur.

Secara syariat Islam, puasa tanpa sahur tetap sah selama niat telah dilakukan sebelum fajar. Namun, sahur dianjurkan karena membawa keberkahan sekaligus membantu menjaga stamina selama menjalankan ibadah puasa.

Karena itu, meskipun tidak sahur tidak membatalkan puasa, umat Islam tetap dianjurkan melaksanakannya. Selain mengikuti sunnah, sahur juga mendukung kesehatan dan kekhusyukan dalam beribadah sepanjang hari.

Berikut beberapa dampak yang timbul karena melewatkan sahur saat puasa:

- Tubuh lebih cepat lemas karena minim asupan energi.

- Konsentrasi bisa menurun selama aktivitas harian.

- Risiko dehidrasi meningkat karena kurang cairan.

- Potensi gangguan lambung atau maag lebih besar.

- Ibadah bisa terasa lebih berat akibat kondisi fisik menurun.

Tips Agar Tidak Melewatkan Sahur

- Pasang alarm lebih dari satu untuk antisipasi kesiangan.

- Siapkan menu sahur sejak malam agar praktis saat bangun.

- Usahakan tidur lebih awal selama Ramadan.

- Cukupi kebutuhan cairan sebelum tidur.

- Berdoa agar dimudahkan bangun sahur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....