Masih Bolehkah Makan saat Imsak? Ini Penjelasan Ulama

  • 18 Feb 2026 11:42 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Waktu imsak kerap dianggap sebagai tanda dimulainya puasa Ramadan. Namun, tidak sedikit umat Islam yang masih bingung apakah setelah imsak diperbolehkan makan dan minum.

Perbedaan pemahaman ini muncul karena imsak sering dijadikan batas akhir sahur di masyarakat. Padahal, secara fikih, awal puasa dimulai saat terbit fajar atau masuk waktu Subuh.

Berikut adalah penjelasan lengkap terkait waktu imsak dan hukum makan setelahnya.

Mengenal Waktu Imsak

Melansir laman resmi Kementerian Agama Republik Indonesia, imsak secara bahasa berarti menahan atau batas waktu memulai puasa. Dalam praktiknya, imsak ditetapkan sekitar 10 menit sebelum waktu Subuh sebagai pengingat menyudahi sahur.

Dalam hadis yang diriwayatkan dari Qatadah, dari Anas, disebutkan bahwa Nabiyullah SAW dan Zaid bin Tsabit bersantap sahur. Setelah rampung sahur, Nabi SAW berdiri dan melaksanakan sholat Subuh.

Ketika ditanya jarak waktu antara sahur dan sholat, Anas menjawab, “Kira-kira sepanjang seseorang membaca 50 ayat.” Hadis ini menjadi dasar adanya jeda waktu sebelum Subuh.

Masih Bolehkah Makan Saat Imsak?

Sejumlah ulama menegaskan bahwa imsak bukanlah waktu dimulainya puasa. Puasa secara syariat dimulai ketika terbit fajar atau azan Subuh berkumandang.

“Selagi waktu Subuh belum tiba, kita boleh makan. Jadi istilah imsak, Anda boleh makan, asalkan belum masuk waktu Subuh tiba,” ujarnya.

Ia menambahkan, imsak hanyalah waktu persiapan agar umat lebih siap menyambut Subuh. Umat dianjurkan mulai mengakhiri sahur agar tidak terburu-buru saat azan berkumandang.

“Adanya imsak ini bukan berarti tidak boleh minum. Tapi Anda sudah mempersiapkan diri untuk mengakhiri aktivitas ngunyah,” ucapnya.

Berhenti Saat Imsak Bernilai Sunnah

Ustaz Ahmad Zahrudin M. Nafis juga menyampaikan bahwa berhenti makan saat imsak hukumnya sunnah. Artinya, jika dilakukan mendapat pahala, namun jika tidak, puasa tetap sah.

“Ketika imsak, makan dan minum tidak masalah. Saya pertegas sekali lagi boleh makan dan boleh minum,” katanya.

Dengan demikian, makan dan minum saat imsak masih diperbolehkan selama belum masuk waktu Subuh. Namun, menahan diri sejak imsak dapat menjadi amalan sunnah yang bernilai tambahan pahala.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....