Tips Aman Berolahraga saat Menjalankan Ibadah Puasa

  • 12 Feb 2026 13:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Berolahraga saat berpuasa tetap aman dilakukan asalkan memperhatikan waktu, intensitas, serta kebutuhan tubuh secara menyeluruh. Pemilihan jenis aktivitas dan pengaturan pola makan menjadi kunci agar puasa tetap lancar tanpa gangguan kesehatan.

Dilansir dari laman Rumah Sakit Primaya, aktivitas fisik berat seperti angkat beban dan lari jarak jauh berisiko menguras energi tubuh. Olahraga kompetitif juga dapat memicu dehidrasi serta meningkatkan kemungkinan cedera apabila dilakukan dalam kondisi berpuasa.

Jika ingin tetap melakukan latihan berat, sebaiknya pilih waktu setelah berbuka agar tubuh memiliki cadangan energi mencukupi. Waktu tersebut dinilai lebih aman karena asupan makanan dan cairan sudah terpenuhi sebelum berolahraga.

Selain memilih waktu yang tepat, penting pula memperhatikan tingkat intensitas serta lama durasi latihan selama puasa. Hindari memaksakan diri melakukan aktivitas terlalu berat atau berlangsung terlalu lama tanpa jeda istirahat.

Disarankan memulai olahraga dengan intensitas ringan dan durasi singkat terlebih dahulu sebelum meningkatkannya secara bertahap. Penyesuaian ini membantu tubuh beradaptasi dengan kondisi puasa tanpa menimbulkan kelelahan berlebihan.

Durasi latihan yang dianjurkan selama berpuasa berkisar antara tiga puluh hingga enam puluh menit setiap sesi. Apabila muncul rasa lelah yang signifikan, segera hentikan kegiatan dan beristirahat untuk memulihkan kondisi tubuh.

Kecukupan cairan menjadi perhatian utama karena dehidrasi sering terjadi ketika berolahraga dalam keadaan berpuasa. Kekurangan cairan dapat menurunkan performa fisik sekaligus meningkatkan risiko cedera saat melakukan aktivitas.

Untuk mencegah hal tersebut, penuhi kebutuhan air putih saat sahur dan berbuka secara cukup. Konsumsi buah yang kaya kandungan air seperti semangka juga membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

Selain itu, sebaiknya hindari minuman berkafein maupun terlalu manis yang dapat memicu rasa haus berlebihan. Pemilihan minuman yang tepat berperan penting dalam mempertahankan hidrasi sepanjang waktu berpuasa.

Asupan nutrisi pun perlu diperhatikan agar tubuh memiliki energi cukup saat menjalankan aktivitas fisik. Pastikan menu sahur dan berbuka mengandung gizi seimbang guna menunjang keamanan olahraga selama puasa.

Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks, protein, serta lemak sehat untuk menjaga stamina tubuh tetap optimal. Selalu dengarkan sinyal tubuh seperti lelah, pusing, atau mual, dan segera berhenti bila kondisi tidak memungkinkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....