Kurma, Pilihan Sehat untuk Menu Berbuka Puasa
- 06 Feb 2026 14:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kurma menjadi salah satu makanan yang umum dikonsumsi saat berbuka puasa karena kandungan gizinya membantu memulihkan kondisi tubuh. Buah ini mengandung nutrisi penting yang mendukung energi, pencernaan, serta keseimbangan gula darah setelah berpuasa.
Dilansir dari laman Halodoc, kurma mengandung kalori, lemak, karbohidrat, protein, serat, vitamin B6, serta mineral penting bagi tubuh. Mineral tersebut meliputi zat besi, magnesium, dan potasium yang berperan menjaga fungsi organ tubuh tetap optimal.
Rasa manis pada kurma berasal dari kandungan gula alaminya yang cukup tinggi dan mudah diserap tubuh. Meski demikian, konsumsi kurma dalam jumlah sedang tidak menyebabkan peningkatan gula darah secara berlebihan.
| Baca juga: Menunda Berbuka, Apakah Puasa Tetap Sah? |
Penelitian yang dipublikasikan dalam Nutrition Journal menyebutkan kurma termasuk makanan dengan indeks glikemik rendah. Indeks glikemik tersebut membuat kurma aman dikonsumsi oleh penderita diabetes dengan pengaturan porsi tepat.
Setelah berpuasa seharian, tubuh sering kali mengalami kelelahan akibat berkurangnya asupan energi selama aktivitas. Studi dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition menyebutkan kurma membantu mengembalikan energi yang hilang.
Kurma juga bermanfaat dalam menjaga kesehatan otak melalui perlindungan terhadap stres oksidatif dan peradangan. Kandungan antioksidan alaminya membantu memperlambat perkembangan penyakit demensia dan Alzheimer.
Selain itu, kandungan serat dan asam amino dalam kurma membantu merangsang proses pencernaan makanan. Serat tersebut memastikan pencernaan berlangsung optimal serta meredakan gangguan saluran cerna tertentu.
Manfaat lain kurma berkaitan dengan pencegahan penyakit jantung akibat stres oksidatif berlebihan. Kandungan antioksidan dan fitokimia pada kurma membantu menurunkan risiko gangguan kardiovaskular.
Kurma juga diketahui mampu membantu mengurangi kadar trigliserida dalam tubuh. Kondisi tersebut berperan mencegah aterogenesis atau penumpukan plak lemak pada arteri.
Selain manfaat tersebut, kurma mengandung zat besi yang penting untuk pembentukan sel darah merah. Konsumsi kurma secara rutin diyakini membantu meringankan gejala anemia seperti kelelahan dan pusing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....