Masjid Perahu di Cilacap Barat Tawarkan Wisata Unik dan Asri

  • 28 Sep 2026 19:34 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Masjid Perahu yang berada di kawasan Rest Area Masjid Asyadikin, Cilacap Barat, menjadi salah satu destinasi wisata unik yang memadukan tempat ibadah dengan kawasan rekreasi. Masjid tersebut berada di Dusun Margasari, Desa Madura, Kecamatan Wanareja, tepat di sisi Jalan Lintas Banjar-Majenang.

Mbak Cilacap 2026, Assa Febian Efriana, menjelaskan lokasi Rest Area Masjid Asyadikin cukup strategis karena berada di jalur yang ramai dilalui masyarakat. Sementara itu, bentuk bangunan masjid yang menyerupai perahu membuat kawasan tersebut memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

“Lokasi tepatnya dari Rest Area Masjid Asyadikin ini berada di Dusun Margasari, Desa Madura, Kecamatan Wanareja. Jadi berada tepat di sisi jalan lintas Banjar-Majenang,” ujar Assa dalam SPADA Pro2 RRI Purwokerto, Minggu (27/9/2026).

Mas Cilacap 2026, Aziz Rahman, mengatakan bentuk bangunan tersebut memang menyerupai perahu. Dari kejauhan, posisi bangunan yang berada di samping danau buatan membuat masjid terlihat seolah-olah mengapung di atas air. Karena keunikannya tersebut, masyarakat juga mengenalnya dengan sebutan Masjid Perahu maupun Masjid Apung.

Kawasan tersebut sebelumnya merupakan lahan persawahan yang kerap terendam banjir. Menurut Aziz, lahan tersebut kemudian dibeli oleh pemiliknya dan dikembangkan menjadi kawasan yang dilengkapi danau buatan serta rest area. Pembangunan masjid dimulai sekitar 2019 dan kawasan tersebut kemudian berkembang menjadi tempat yang dapat dimanfaatkan untuk ibadah sekaligus rekreasi.

Selain masjid, kawasan ini juga menawarkan sejumlah fasilitas wisata. Assa menyebut terdapat wisata kuliner, wahana perahu, serta berbagai spot foto dengan suasana alam yang masih asri. Pengunjung juga dapat menikmati pemandangan matahari terbenam sambil menaiki perahu di sekitar danau buatan.

Keunikan lainnya terlihat dari arsitektur masjid yang dibuat menyerupai kapal. Pada bagian samping bangunan terdapat jendela-jendela yang menyerupai jendela kapal. Di kawasan tersebut juga terdapat tanaman kaktus, batu akik berukuran besar, Pulau Cinta berbentuk hati, serta sejumlah hewan yang menjadi bagian dari daya tarik kawasan wisata.

Aziz menjelaskan pemilihan konsep perahu berkaitan dengan ketertarikan pemilik kawasan terhadap perahu dan lingkungan perairan. Konsep tersebut dinilai sesuai dengan keberadaan danau buatan yang mengelilingi kawasan masjid.

Tak hanya menawarkan wisata, kawasan Masjid Perahu juga menjadi tempat kegiatan masyarakat. Masjid dimanfaatkan untuk salat dan kegiatan pengajian, sementara area pendopo dapat digunakan untuk kegiatan keluarga maupun pertemuan. Di sekitar kawasan juga terdapat kantin yang dikelola masyarakat sekitar sehingga keberadaan rest area turut membuka peluang usaha bagi UMKM setempat.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana kawasan tersebut, Masjid Perahu dapat menjadi pilihan wisata religi sekaligus rekreasi. Perpaduan arsitektur unik, danau buatan, wahana perahu, kuliner, serta pemandangan alam menjadi daya tarik yang ditawarkan kawasan Masjid Asyadikin di Cilacap Barat. (Dwi Anis)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....