Pokdarwis Panembangan Banyumas Dilatih Kelola Wisata Secara Digital
- 16 Agt 2026 18:55 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Pengelola wisata Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Banyumas, mendapat pelatihan pemanfaatan sistem informasi wisata dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Pelatihan tersebut diikuti 15 anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Panembangan.
Kegiatan yang dipimpin Dr. Juanita, S.T., M.T., tersebut menjadi bagian dari program pendampingan Pokdarwis dalam perintisan transportasi wisata berbasis komunitas. Program ini didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dan dilaksanakan bersama Pemerintah Desa Panembangan.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat (IbM) UMP, Dr. Juanita, mengatakan sistem informasi wisata diperkenalkan untuk membantu Pokdarwis mempromosikan dan mengelola potensi wisata desa secara digital.
Menurutnya, sistem tersebut nantinya dapat memuat informasi mengenai potensi wisata, akses menuju lokasi, fasilitas, serta layanan yang tersedia bagi wisatawan.
“Kami menekankan pentingnya pengelolaan profesional dan pemanfaatan teknologi informasi dalam pengembangan desa wisata yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, UMP juga menyerahkan sejumlah peralatan pendukung kepada Pokdarwis. Peralatan yang diberikan berupa speaker aktif portabel, printer, dan router Wi-Fi untuk menunjang kegiatan operasional dan administrasi kelompok.
Juanita mengatakan router Wi-Fi juga diharapkan dapat memperkuat akses internet di kawasan Minapadi yang menjadi salah satu lokasi pengembangan wisata Desa Panembangan.
Selain pelatihan sistem informasi, kegiatan membahas rancangan Peta Wisata Desa Panembangan. Peta tersebut membagi potensi wisata desa menjadi empat kawasan, yakni Adventure Area, Experience Area, Hospitality Area, dan Safety Area.
Peta wisata tersebut nantinya dapat digunakan untuk membantu pengunjung mengenali berbagai potensi dan lokasi wisata yang ada di Desa Panembangan.
Kepala Desa Panembangan, Untung Sanyoto, mengapresiasi pendampingan yang dilakukan UMP. Menurutnya, program tersebut memberikan pengetahuan baru bagi pengelola desa wisata untuk menyesuaikan pengelolaan wisata dengan perkembangan teknologi.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu dosen yang telah memilih Desa Wisata Panembangan menjadi lokasi IbM. Program tersebut sangat bermanfaat bagi kami dan menambah wawasan baru bagi pengelola desa wisata,” katanya.
Program pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu Pokdarwis meningkatkan promosi, aksesibilitas, dan pelayanan wisata, sekaligus mendukung pengelolaan Desa Panembangan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....