Ambal Tawarkan Wisata Sejarah, Budaya, dan Kuliner dalam Satu Destinasi

  • 18 Jul 2026 11:04 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto – Kecamatan Ambal di Kabupaten Kebumen selama ini dikenal lewat kuliner sate ambal. Namun, kawasan pesisir tersebut ternyata juga menyimpan beragam potensi wisata, mulai dari jejak sejarah, tradisi budaya, pantai, hingga produk UMKM yang terus berkembang.

Mbak Kebumen 2025, Ratna Admirina, mengatakan Ambal memiliki nilai sejarah yang belum banyak diketahui masyarakat. Dahulu, wilayah tersebut pernah menjadi Kadipaten Ambal yang memiliki peran penting dalam perkembangan kawasan pesisir selatan Kebumen.

"Jadi Ambal bukan hanya terkenal karena sate ambalnya, tetapi juga memiliki sejarah sebagai wilayah Kadipaten Ambal dan menjadi jalur strategis di kawasan selatan Kebumen," ujarnya dalam program SPADA Selamat Pagi Pro 2 RRI Purwokerto.

Selain sejarah, Ambal juga memiliki sejumlah destinasi wisata yang menjadi daya tarik pengunjung. Salah satunya Pantai Mliwis yang kini menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan berkat akses yang mudah serta suasana pantai yang nyaman untuk menikmati matahari terbenam. Di kawasan tersebut, wisatawan juga dapat mengunjungi Kampung Jawa Kebumen yang menghadirkan mini museum sejarah dan budaya setempat.

Mas Kebumen 2025, Hanif A. Fadila, menambahkan budaya masyarakat Ambal hingga kini masih terus dilestarikan. Tradisi larung laut, pacuan kuda tahunan, hingga berbagai kegiatan yang melibatkan generasi muda menjadi bagian dari upaya menjaga identitas daerah sekaligus menarik minat wisatawan.

Dari sisi kuliner, sate ambal tetap menjadi ikon utama. Berbeda dengan sate pada umumnya, sate ambal menggunakan bumbu berbahan dasar tempe yang memberikan cita rasa gurih khas. Saat ini, sate ambal juga telah dikembangkan dalam bentuk produk frozen food sehingga dapat dijadikan oleh-oleh dan dipasarkan ke berbagai daerah. Selain itu, wisatawan juga dapat menemukan emping melinjo, getuk, dan cenil sebagai kuliner khas lainnya.

Menurut Ratna, promosi wisata yang dilakukan pemerintah, pelaku wisata, dan generasi muda mulai menunjukkan hasil melalui meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Ambal. Ke depan, kolaborasi seluruh pihak diharapkan mampu memperkuat fasilitas sekaligus mengenalkan Ambal sebagai destinasi wisata unggulan di Kebumen.

Menutup dialog, Hanif mengajak masyarakat untuk datang langsung ke Ambal dan menikmati berbagai pengalaman wisata yang ditawarkan.

"Ambal bukan hanya soal sate. Di sini ada sejarah, budaya, wisata pantai, hingga kuliner khas yang bisa dinikmati dalam satu perjalanan," pungkas Hanif selaku narasumber. (Kartika)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....