Telusuri Jejak Rasa Banyumas Lewat Gastro Trail

  • 08 Jun 2026 14:50 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID. - Purwokerto: Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Unsoed Purwokerto berkolaborasi dengan Banjoemas History & Heritage Community (BHHC) menggelar Gastro Trail, sebuah kegiatan jelajah kuliner legendaris di Purwokerto yang mengajak peserta menelusuri sejarah melalui makanan.

Mengusung tema “Menapaki Jejak Rasa, Menjelajahi Cerita Banyumas”, kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta. Dalam perjalanan tersebut, peserta mengunjungi Pasar Pembimbing, Jenang Jaket Asli, Roti Go, Es Brasil, dan Eco 21.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian dari CommuniTaste yang dilaksanakan pada 7–9 Juni 2026. Di luar ekspektasi kami, sebagian besar dari 25 peserta merupakan para pekerja. Mungkin karena kegiatan yang mengangkat sejarah kuliner masih cukup jarang. Harapannya, Gastro Trail dapat memberikan pengalaman baru bagi para peserta,” ujar Koordinator Lapangan Acara, Mohammad Galang Dwi Cahyo.

Peserta berburu makanan tradisional di Pasar Pembimbing yang menjadi destinasi pertama dalam Gastro Trail (dok. CommuniTaste/ Ilkom Unsoed)

Sementara itu, Founder Banjoemas History & Heritage Community, Jatmiko Wicaksono, menjelaskan bahwa tidak ada produk budaya yang benar-benar lahir tanpa pengaruh dari berbagai pihak dan proses sejarah yang panjang.

Hal tersebut juga berlaku pada kuliner. Menurutnya, masyarakat pada masa lalu tidak terpaku pada satu pakem tertentu dalam menciptakan makanan, melainkan terus bereksperimen sehingga melahirkan beragam olahan yang berkembang hingga saat ini.

“Ini adalah kolaborasi pertama bersama Ilkom Unsoed. Menurut kami, ini menjadi kesempatan yang menarik untuk dieksplorasi. Selama ini, kami lebih sering menelusuri bangunan tua dan arsip sejarah, sehingga pendekatan melalui kuliner memberikan pengalaman yang berbeda,” tutur Jatmiko.

Peserta Gastro Trail juga diajak melihat dan mencicipi kripik tempe di pusat oleh-oleh Eco 21 (dok. CommuniTaste/ Ilkom Unsoed)

Antusiasme juga datang dari para peserta. Salah satunya datang dari Purbalingga, Risda. Ia mengaku menikmati seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari berburu jajanan tradisional di Pasar Pembimbing, melihat dan mempraktikkan langsung proses membungkus jenang, hingga mencicipi berbagai kuliner yang dikunjungi selama perjalanan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....