Purbalingga Evaluasi dan Perkuat Pariwisata Pasca Lebaran 2026
- 09 Apr 2026 09:10 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga: Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (DINPORAPAR) Kabupaten Purbalingga mencatat tren positif kunjungan wisata selama momentum libur Lebaran 2026. Bahkan, destinasi wisata alam menjadi primadona bagi wisatawan, khususnya kawasan di lereng Gunung Slamet.
Hal tersbeut disampaikan Kepala DINPORAPAR Purbalingga, Sadono S.sos, M. Si. Menurutnya, daya tarik kawasan tersebut tidak hanya cocok untuk keluarga dengan anak-anak, tetapi juga diminati kalangan remaja hingga orang dewasa yang ingin bersantai dan menikmati suasana alam.
“Selama libur Idulfitri hingga pasca liburan, tren kunjungan didominasi wisata alam, terutama di kawasan D’Las Serang yang menawarkan pemandangan indah, udara sejuk, serta berbagai fasilitas seperti kafe dan wahana rekreasi keluarga,” ujar Sadono.
Dalam menghadapi lonjakan wisatawan, Sadono menilai para pengelola destinasi wisata sudah cukup siap, baik dari sisi keamanan maupun kenyamanan. Salah satu langkah antisipasi yang dilakukan adalah penyediaan tempat parkir tambahan.
Pengelola juga bekerja sama dengan masyarakat sekitar untuk menyediakan lahan parkir alternatif. Selain itu, pengaturan arus pengunjung di dalam area wisata dilakukan agar tidak terjadi penumpukan di satu titik.
"Jadi dari sisi keamanan dan kenyamanan, saya melihat pengelola wisata itu sudah siap, jadi sudah siap melakukan beberapa antisipasi ketika ada lonjakan pengunjung," katanya, menjelaskan.
Dari sisi keamanan, pengelola turut menambah jumlah personel serta menggandeng aparat keamanan. Seperti kepolisian, TNI, hingga unsur organisasi masyarakat dan kepemudaan guna menjaga kondusivitas selama masa liburan.
Meski berjalan relatif lancar, Dinporapar tetap melakukan evaluasi pasca libur panjang. Salah satu perhatian utama adalah pengecekan ulang wahana wisata, terutama yang memiliki risiko tinggi, agar tetap aman digunakan.
Selain itu, aspek promosi dinilai masih perlu ditingkatkan. Sebab, Purbalingga memiliki banyak potensi wisata yang layak jual, namun belum sepenuhnya dikenal luas oleh masyarakat.
Di sisi lain, perbaikan infrastruktur menuju destinasi wisata juga menjadi fokus ke depan. Pemerintah daerah berencana memasukkan penguatan infrastruktur pariwisata dalam pembahasan Musrenbang RKPD 2027.
Oleh karena itu, Sadono menegaskan bahwa pariwisata merupakan sebuah ekosistem yang melibatkan banyak pihak, sehingga membutuhkan dukungan bersama dari seluruh elemen masyarakat. Ia juga mengingatkan pelaku usaha, khususnya UMKM di kawasan wisata, agar tidak mengambil keuntungan secara berlebihan yang dapat merugikan wisatawan.
“Jangan sampai wisatawan merasa tidak nyaman, misalnya karena harga yang tidak wajar atau pelayanan yang kurang baik. Kalau itu terjadi, mereka tidak akan kembali lagi,” ucapnya.
Kedepannya, ia berharap seluruh pihak dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga kenyamanan dan keamanan. Serta membangun budaya pariwisata yang ramah agar wisatawan tertarik untuk berkunjung kembali ke Purbalingga.
"Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat, pariwisata Purbalingga diharapkan terus berkembang secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah," katanya kembali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....