Jejak Kolonial: Menelusuri Benteng-Benteng di Nusakambangan
- 31 Mar 2026 09:34 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto - Jejak kolonial di Pulau Nusakambangan merupakan warisan sejarah yang menyimpan nilai arsitektur pertahanan masa lalu yang kental. Dalam siaran Spada Pro 2 RRI Purwokerto, Della Rista Setiawan P A.Md.T menjelaskan bahwa benteng-benteng tua di sana adalah saksi bisu perjalanan sejarah bangsa yang perlu dipahami oleh generasi muda.
Tradisi mengunjungi situs bersejarah ini bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan upaya menghargai nilai budaya yang ada di wilayah Cilacap. Della Rista menekankan pentingnya untuk menjaga kelestarian, “Banyak masyarakat yang belum tahu bahwa di balik kesan tertutupnya, Nusakambangan menyimpan arsitektur benteng yang luar biasa indah dan historis,” tuturnya.
Peninggalan bangunan Belanda yang dimanfaatkan sebagai objek wisata sejarah menjadikan sarana refleksi tentang strategi pertahanan serta perjuangan di masa kolonial. Ia menegaskan bahwa menjaga bangunan yakni kunci agar cerita di baliknya tidak hilang.
Potensi wisata sejarah yang besar ini sering kali terkendala oleh akses dan kurangnya literasi masyarakat mengenai pentingnya untuk menjaga cagar budaya. Melihat hal itu, diperlukan sinergi antara pemerintah dan pegiat wisata agar fasilitas pendukung dapat dikelola dengan maksimal.
Eksplorasi terhadap benteng-benteng di Nusakambangan diharapkan bisa meningkatkan rasa cinta masyarakat pada kekayaan sejarah daerah sendiri. “Jangan sampai kekayaan sejarah kita justru terabaikan dan akhirnya esensi dari nilai-nilai luhur masa lalu itu hilang,” pungkasnya. (Khofifah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....