Kakang Mbekayu Banyumas Ajak Generasi Z Melek Pariwisata

  • 28 Feb 2026 22:13 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Generasi muda Kabupaten Banyumas kini didorong untuk menjadi garda terdepan dalam melestarikan budaya dan mempromosikan potensi pariwisata daerah. Hal ini menjadi sorotan utama dalam dialog interaktif "Pro2 Community" pada sabtu (22/02/26).

Hadir sebagai narasumber, Kakang Banyumas 2025, Ridho Nika Satria, dan Mbekayu Banyumas 2025, Syifa Dhiya Puspita keduanya berbagi pandangan mengenai peran vital pemuda dalam menjaga identitas lokal di tengah gempuran tren digital.

Sido Explore: Inovasi Promosi Wisata Digital

Menjawab tantangan zaman, Rido dan Syifa memperkenalkan inisiatif bertajuk "Sido Explore" (Syifa-Rido Explore). Program ini merupakan segmen konten kreatif di media sosial yang bertujuan memperkenalkan destinasi wisata Banyumas secara lebih dekat dan personal kepada kaum milenial dan Gen Z.

"Sebagai duta wisata, tugas kami bukan sekadar memakai selempang, tapi menjadi promotor aktif. Melalui media sosial, kita ingin menunjukkan bahwa Banyumas itu luas, dari wisata alam seperti Curug Tirta Sela Baturraden hingga edukasi budaya di Desa Wisata Pekunden," ujar Rido.

Melestarikan Budaya Lewat Desa Wisata

Dalam kesempatan tersebut, Mbekayu Syifa juga menyoroti potensi besar desa wisata yang ada di Banyumas. Ia menceritakan pengalamannya saat mengeksplorasi Desa Wisata Pekunden, di mana wisatawan tidak hanya melihat pemandangan, tetapi juga belajar membuat makanan khas yaitu Mino hingga membatik langsung dari pengrajinnya.

"Anak muda sekarang sebenarnya suka alam, tapi tantangan kita adalah bagaimana membuat seni budaya seperti Ebeg atau Lengger tetap menarik dan tidak membosankan di mata mereka," tambah Syifa.

Tips Menjadi Duta Wisata Masa Depan

Bagi generasi muda yang ingin mengikuti jejak mereka dalam Paguyuban Kakang Mbekayu Banyumas (Pakemas), Rido dan Syifa memberikan tips khusus. Menurut mereka, persiapan matang dalam penguasaan wawasan umum tentang Banyumas, kemampuan public speaking, serta keberanian menunjukkan bakat seni adalah kunci utama.

Kedua duta wisata ini juga berpesan bagi seluruh pemuda di Banyumas. Mereka menegaskan pentingnya semboyan "Wong Jawa aja ilang Jawane" (Orang Jawa jangan sampai hilang jati diri Jawanya). "Anak muda harus berkarya, tapi budaya harus tetap jaya. Jangan sampai kita lupa dengan akar budaya kita sendiri," pungkas Syifa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....