PMK3I Dorong Penguatan Ekraf Purbalingga

  • 05 Des 2025 07:08 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Purbalingga : Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata menggelar Sosialisasi Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I) di TWP Purbasari Pancuran Mas, Kamis( 4/12/2025). Kegiatan ini diikuti para pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor sebagai langkah awal memetakan potensi dan memperkuat ekosistem kreatif di Purbalingga.

Perwakilan Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf, Fahmi Akmal, membuka kegiatan secara daring. Ia menjelaskan bahwa PMK3I berfungsi memotret kondisi ekosistem kreatif daerah secara menyeluruh.

“Kegiatan ini merupakan gerbang awal merumuskan kebijakan ekonomi kreatif yang tepat sasaran dengan pendekatan bottom-up, sehingga pemerintah daerah dapat melihat potensi unggulan yang perlu diprioritaskan,” ujarnya.

Fahmi menyebutkan, hingga kini sebanyak 85 kabupaten/kota telah mengikuti uji petik dan 41 daerah telah ditetapkan sebagai Kabupaten/Kota Kreatif. Ia berharap Purbalingga dapat segera menyusul.

“Penetapan bukanlah akhir, tetapi justru awal dari upaya pengembangan yang lebih sungguh-sungguh,” tegasnya.

Kepala Dinporapar Purbalingga, Sadono, menyampaikan bahwa terdapat 385 pelaku ekonomi kreatif di Purbalingga yang tersebar dalam 11 subsektor. Ia menilai Purbalingga memiliki potensi kuat di bidang film, fashion, kriya, batik, hingga komunitas foto dan video. Namun Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Purbalingga hingga kini belum terbentuk.

“Tahun 2024 kami telah menginisiasi Perda Nomor 14 Tahun 2024 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif dan Perbup Nomor 52 Tahun 2025 tentang KEK. Targetnya KEK Purbalingga terbentuk pada 2026 dan kita mulai berproses menuju Kabupaten Kreatif,” jelasnya.

Sosialisasi PMK3I menghadirkan narasumber dari Tim Pengembangan Kabupaten/Kota Kreatif Kemenparekraf, serta akademisi FISIP Unsoed Muhammad Yamin yang memaparkan konsep Hexahelix sebagai dasar penguatan ekosistem kreatif.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....