Museum Ranggawarsita, Menelusuri Jejak Sejarah Jawa Tengah

  • 30 Sep 2025 16:08 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Museum Ranggawarsita merupakan museum umum yang menyimpan dan memamerkan berbagai koleksi sejarah serta budaya dari masa ke masa. Nama museum ini diambil dari nama seorang pujangga besar Jawa, Raden Ngabehi Ranggawarsita, yang dikenal sebagai sastrawan terakhir dari era Kasunanan Surakarta.

Sebagai museum umum, Museum Ranggawarsita menyajikan koleksi yang sangat beragam, mulai dari zaman prasejarah, masa Hindu-Buddha, masa kolonial dan perjuangan kemerdekaan, hingga perkembangan seni dan budaya di Jawa Tengah. Koleksi-koleksi tersebut memberikan gambaran lengkap mengenai perjalanan peradaban dan kebudayaan masyarakat Jawa Tengah dari masa ke masa.

Pengurus Museum Ranggawarsito, Agung, mengatakan pembangunan museum ini dimulai sejak tahun 1977, dengan proses awal berupa pembebasan lahan. Namun, museum baru diresmikan secara resmi pada 5 Juli 1989 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan saat itu, Prof. Dr. Fuad Hasan.

“Museum ini dibangun tahun 1977, dan diresmikan tanggal 5 Juli tahun 1989. Sampai saat ini museum Ranggawarsito sudah memiliki koleksi hampir 60 ribu.” Kata Agung, saat diwawancarai Sabtu (27/09/2025).

Sejak saat itu, Museum Ranggawarsita terus berkembang dan hingga kini telah memiliki hampir 60.000 koleksi. Meski hanya ada di Semarang, museum ini kerap melakukan kunjungan ke berbagai event di kota-kota yang ada di Jawa Tengah, salah satunya Banyumas, guna mempromosikan Museum Ranggawarsito untuk menarik lebih banyak wisatawan dari luar daerah.

Museum ini menjadi salah satu pusat edukasi budaya dan sejarah di Jawa Tengah, yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga menjadi sumber belajar bagi pelajar, peneliti, dan masyarakat umum yang ingin mengenal lebih dalam tentang kekayaan sejarah dan budaya tanah Jawa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....