Provit Farm Village, Eduwisata Kambing Perah di Banyumas
- 28 Mei 2025 23:47 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Provit Farm Village, sebuah tempat wisata edukasi yang terletak di Desa Ciberem, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, telah resmi dibuka untuk umum pada Rabu (28/5/2025). Berdiri di atas lahan seluas 2,5 hektare, tempat wisata ini menawarkan konsep unik yang memadukan edukasi peternakan kambing perah dengan beragam fasilitas rekreasi, terinspirasi dari suasana pedesaan di Belanda, lengkap dengan ornamen kincir anginnya.
Direktur Utama PT SNS 21 sekaligus Owner Provit Farm Village, Akhmad Saring Anggoro, menjelaskan bahwa Provit Farm Village memiliki beberapa jenis kambing yang ada di Indonesia dan menawarkan show pemerahan susu kambing setiap hari. Pengunjung dapat melihat langsung proses pemerahan susu kambing jenis etawa dan saanen, bahkan dapat menikmati susu kambing yang baru diperah.
“Setiap hari kami ada pertunjukan mengenai pemerahan susu kambing, yaitu pagi jam pukul 09.00 dan sore pukul 16.00. Susunya bisa kita nikmati dan langsung diminum karena itu sudah steril,” tutur Saring Anggoro saat Grand Opening Provit Farm Village.
Dengan konsep eduwisata yang ditawarkan Provit Farm Village, semua jenis kambing dan hewan-hewan lain, serta tanaman yang ada di area wisata, dilengkapi dengan papan nama informatif. Hal ini bertujuan agar pengunjung dapat belajar dan mendapatkan pengalaman edukasi yang bermanfaat selama berkunjung.
“Ini semua hewan di sini, termasuk kambing diberi (papan) nama supaya bisa buat pembelajaran semuanya. Pohon pun ada papan namanya,” kata Saring Anggoro.
Tak hanya fokus pada edukasi peternakan, Provit Farm Village juga menghadirkan berbagai wahana menarik, di antaranya kolam renang, playground alias area bermain anak, hingga kebun binatang mini, yang berisi berbagai jenis hewan, seperti reptil, primata, unggas, hingga beragam jenis ikan, termasuk hiu.
Salah satu daya tarik lain dari Provit Farm Village adalah kolam ikan kaca sepanjang 30 meter. Kaca yang dipakai jenis tempered glass dengan ketebalan 2,5 centimeter, sehingga aman jika diinjak dan pengunjung bisa melihat langsung ikan-ikan di bawahnya.
“Mau diinjak sekuat apa pun tidak masalah karena kacanya tebal,” ujar Saring.

Di samping itu, Provit Farm Village juga memiliki fasilitas lain, yaitu restoran dan kafe, serta area oleh-oleh yang menjual produk olahan susu kambing seperti yoghurt, roti, dan lain-lain.
Provit Farm Village buka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai 17.00 WIB dengan tiket masuk Rp25.000 per orang. Dalam operasionalnya, Provit Farm Village juga memberdayakan masyarakat sekitar dengan mempekerjakan karyawan dari desa setempat.
“Semoga Provit Farm Village menjadi kebanggan orang Banyumas karena menjadi satu-satunya tempat wisata edukasi yang melakukan pemerahan susu kambing dan disaksikan oleh wisatawan,” ucap Saring.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie saat grand opening menyampaikan apresiasi dan harapan terhadap kehadiran destinasi baru ini. Ia menjelaskan, Provit Farm Villager, dibangun melalui skema Bangun Guna Serah (BGS), di mana investor swasta membangun sarana wisata di atas tanah desa yang sebelumnya kurang produktif.
“Dalam 20 tahun mendatang, sesuai perjanjian, bangunan ini akan menjadi milik desa atau dikelola oleh desa. Kemudian, parkir juga dikelola oleh BUMDes. Kemudian juga penyerapan tenaga kerja, banyak sekali manfaat dan juga salah satu destinasi wisata,” tutur Agus.
Agus berharap Provit Farm Village menjadi tujuan wisata unggulan untuk sekolah-sekolah, komunitas, dan keluarga, guna menanamkan kecintaan terhadap lingkungan dan peternakan kepada generasi muda. Ia juga menekankan bahwa kehadiran tempat ini membawa dampak positif terhadap perekonomian lokal.
“Ini membuka peluang ekonomi baru bagi warga sekitar, mulai dari penyerapan tenaga kerja, keterlibatan UMKM, hingga produk lokal yang bisa dijual sebagai oleh-oleh wisata. Inilah bentuk nyata dari pengembangan pariwisata yang inklusif dan berdampak,” kata Agus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....