Purbasari Pancuran Mas Purbalingga Selalu Hadirkan Inovasi baru
- 22 Apr 2025 08:07 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas : Taman wisata adalah lingkungan yang memiliki keindahan alam, baik keindahan nabati, hewani. Alam sendiri yang mempunyai corak khas untuk dimanfaatkan bagi kepentingran rekreasi dan kebudayaan. Menurut data dari BPS, jumlah pengunjung yang mendatangi taman wisata di Jawa Tengah sendiri mencapai angka 69.480.726 pengunjung baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Hal ini menunjukan bahwa taman wisata di Jawa Tengah memiliki kualitas yang bagus. Kualitas yang taman wisata yang bagus, dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah pengelolaan destinasi wisata yang bagus.
Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas di Purbalingga, salah satu contoh sukses pengelolaan destinasi wisata yang berbasis edukasi. Taman wisata Purbasari atau yang memiliki nama panjang Taman Wisata Purbasari Pancuran Mas Purbalingga awalnya adalah tempat berupa tanah, rumah dan akuarium untuk memelihara ikan Arapaima.
”Karena ikan tersebut yang awal nya dipelihara sampai besar di Jakarta lalu dibawalah ke Purbalingga, dan dulu ditempatkan akuarium di desa sehingga warga mulai penasaran dan berbondong-bondong untuk melihat dan sampai lah titik dimana pak Sarimun memiliki inisiatif untuk membuat tempat wisata” jelas H. Junjung, S.E., Direktur Taman Wisata Pendidikan Pancuran Mas Purbasari.
Niat awal Sarimun untuk merintis tempat wisata pada tahun sekitar 1994 hingga resmi dibuka tahun 2001. Hanya bermodal niat dan keuangan yang terbatas Sarimun nekat membangun Taman Wisata Pancuran Mas dengan melakukan promosi yang gencar .
Perkembangan kunjungan wisatawan terutama sekolah sekolah untuk wisata edukasi semakin meningkat. Promosipun semakin dikembangkan dengan memanfaatkan digitalosasi dengan media sosial.
Pengelolaan Taman Wisata Pendidikan Pancuran Mas Purbasari berkomitmen harus selalu memberikan sesuatu yang berbeda agar tidak membosankan pengunjung.
“Taman Wisata Pendidikan Pancuran Mas Purbasari dengan selalu memberikan sesuatu yang berbeda . Setiap tahunnya selalu ada wahana-wahana baru. Dan setiap tahun nya menargetkan ada nya kenaikan kunjungan wisatawan diangka 10%, ” jelas Ardian Ikhwan, S.Par, seorang Marketing TWP Pancuran Mas Purbasari.
Dengan pengelolaan yang cermat dan inovatif membuat animo wisatawan berkunjung ke Pancuran Mas meningkat terutama sekolah-sekolah. Respon positif terlihat dari sekolah sekolah di Barlingmascakep rutin melakukan wisata edukasi.
Taman wisata Pendidikan Pancuran Mas Purbasari menjadi destinasi favorit namun terus dikembangkan spot-spot baru dan saat inipun telah membuat fasilitas penginapan yang di bangun sejak 2019 dengan berbagai macam type kamar dan harga yang relatif terjangkau, pengunjung bisa menikmati sensasi menginap dan berwisata di Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas ramah lingkungan dan ramah difable dengan membuat jalur kursi roda serta tersedia kursi roda.
Di Taman Wisata Pendidikan Purbasari Pancuran Mas dengan harga tiket masuk (HTM) Rp. 28.000,- wisatawan akan bisa menikmati 14 wahana yang ada di sana antara lain akurium eksotik, akuarium toyosuka, terapi ikan, istana burung, waterboom, dan kolam renang dimana kolam renang juga ada yang khusus wanita. Wisatawan juga bisa menikmati sensasi tiga demensi (3D) dan perahu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....