Kharisma Kerang Ubah Limbah Kerang Jadi Kerajinan Tangan.
- 29 Sep 2025 12:40 WIB
- Purwokerto
KBRN, Cilacap: Dunia UMKM mengalami perkembangan melalui kreativitas dan inovasi, terutama dalam pemanfaatan potensi lokal dan bahan-bahan tak terpakai. Salah satu inovasi tersebut hadir dari UMKM Kharisma Kerang Indonesia yang berasal dari CIlacap, memproduksi kerajinan tangan dari limbah kerang sisa restoran seafood.
Produk olahan limbah ini menarik perhatian warga Banyumas karena menggabungkan nilai estetika, kepedulian lingkungan, dan eksklusivitas. Krisna, pemilik UMKM Kharisma Kerang Indonesia, menjelaskan bahwa produk kerajinan tangannya dibuat dari limbah kerang sisa restoran seafood, yang diolah menjadi berbagai kerajinan menarik seperti bros, hiasan dinding mozaik, lampu gantung, aksesori wanita, hingga clutch edisi terbatas.
“Kami tuh produsen kerajinan dari Limbah Kerang. Jadi kebanyakan tuh Limbah Kerang dari restoran, restoran seafood Itu kita olah jadi beberapa seperti lampu gantung, bros, dan produk terbaru kami clutch” ujarnya, MInggu (21/09/2025).
Krisna juga menambahkan bahwa semua produknya dibuat secara handmade dengan pendekatan custom made yang sangat terbatas, satu desain produk hanya untuk satu pembeli. Produk-produknya pun disertai garansi dua tahun untuk clutch dan satu tahun untuk produk dekorasi rumah.
Salah satu produk unggulan mereka adalah mozaik dari kulit kerang mutiara yang dipotong kecil berukuran 1x2 cm dan disusun menjadi panel dinding sebagai alternatif pengganti keramik. Kualitas dan keindahannya telah diakui secara internasional, bahkan digunakan di Four Seasons Paris.
Dengan mengolah limbah kerang menjadi karya bernilai seni tinggi, ia membuktikan bahwa setiap produknya bukan sekadar benda, tetapi hasil dari proses panjang yang melibatkan ketelitian, inovasi, dan komitmen terhadap kualitas. Konsep limited edition yang ia terapkan menjadikan setiap karya terasa istimewa, dan menciptakan ikatan emosional antara pembuat dan pembeli.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....