Kebun Pembibitan dan Edukasi Anggur di Baturaden

  • 26 Agt 2025 14:48 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Kidung Sari Grape, usaha yang berletak di desa Kebumen, Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas, menghadirkan 35 varian bibit anggur dari berbagai negara, seperti Jepang, China, Ukraina, Rusia, dan India, untuk memenuhi kebutuhan pecinta tanaman buah. Keberagaman varietas tersebut menjadikan tempat ini menarik perhatian pecinta tanaman buah baik didalam kota maupun luar kota Banyumas.

Menurut pemilik usaha, Dheka Putro, tanaman anggur relatif mudah dalam perawatan dan tidak memerlukan perhatian intensif setiap hari. Proses pematangan buah anggur bervariasi tergantung jenisnya, namun rata-rata membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk buah anggur siap panen.

“Kalau untuk perawatan, tanaman yang sudah kita tanam itu sangat mudah sekali, nggak usah tiap hari kita siram atau kita pupuk. Kalau untuk anggur itu perawatan itu plus pemupukan 1 minggu sekali estimasinya. Jadi sangat menghemat waktu,” ujar Dheka Selasa ( 26/8/2025) .

Bibit anggur siap tanam dijual seharga Rp125.000 per polybag untuk pembelian satuan. Namun, Kidung Sari Grape memberikan harga lebih murah untuk pembelian dalam jumlah banyak. Selain itu, kegiatan pelatihan diberikan untuk membantu masyarakat mengenal teknik penanaman anggur yang tepat, mulai dari pemeliharaan hingga pemupukan.

“Kalau harga kita sama all varian itu per polybagnya siap tanam di usia 3 bulan bibitnya Rp125.000 per polybag, itu kalau satuan. Kalau pembelian lebih dari satu ya lebih murah lagi plus pendampingan dan perawatan penanaman,” jelas Dheka.

Dengan kombinasi varietas unggul dan kemudahan perawatan, Kidung Sari Grape berupaya memperluas pasar tanaman anggur di Banyumas. Dheka berharap usaha ini dapat menjadi pilihan masyarakat sebagai tempat belajar dan ikut serta dalam membudidayakan anggur berkualitas tinggi di lahan rumah. ( Hanan).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....