Strategi Konservasi Ikan Endemik Melalui Kawasan Suaka Perikanan

  • 30 Jan 2026 11:06 WIB
  •  Purwokerto

RRi.CO.ID, Purwokerto : Kawasan suaka perikanan sebagai strategi konservasi ikan endemik untuk menjaga kelestarian ekosistem perairan. Hal ini hukan hanya tentang melindungi habitat ikan tetapi juga mempertahankan identitas hayati yang menjadi kekayaan sebuah daerah.

Banyumas yang dianugerahi sungai dan sumber air alami, konservasi ikan endemik dan ikan lokal menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan alam. Sehingga kawasan suaka perikanan harus disosialisasikan serta diedukasikan secara intens.

Potensi kerusakan lingkungan sungai, khususnya habitat ekologi ikan asli endemic atau ikan lokal sangat tinggi. Hal ini mengingat nilai ekonomis yang dimiliki sektor perikanan cukup tinggi.

Beberapa jenis potensi perikanan seperti misalnya udang galah, sidat alam dan ikan baung sangat diminati sehingga banyak orang yang menangkapnya untuk dijual dengan harga cukup tinggi. Inilah yang sering memicu terjadinya destructive fishing atau praktik penangkapan ikan dengan menggunakan alat, bahan, atau metode yang merusak sumber daya ikan dan lingkungannya, seperti penggunaan bahan peledak, racun, atau setrum.

Praktik ini tidak hanya membahayakan ikan, tetapi juga menghancurkan habitat seperti terumbu karang yang dibutuhkan untuk kelestarian ekosistem perikanan darat dan laut.

Kita dukung pemerintahan desa aktif melakukan suaka perikanan, seperti yang dilakukan di desa Gedungurang, Kecamatan Gumelar. Desa tersebut telah mengeluarkan Peraturan Desa atau Perdes yang di dalamnya terdapat poin poin penentuan zona inti konsevasi perikanan.

Jika tidak ada suaka perikanan, yang dilakukan oleh semua pihak dilingkungan masing masing, akan tetap ada penangkapan ikan yang secara ilegal dengan menggunakan alat-alat tangkap seperti setrum, dengan menggunakan obat terlarang. Dampak dari semua itu adalah ikan asli atau ikan habitat sungai terancam punah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....