Optimalisasi Kekayaan Bahari Nusantara

  • 26 Jan 2026 09:14 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Kita patut bangga hidup di tanah air dengan julukan negara kepulauan dengan potensi sumber daya air dan laut yang luar biasa.

Menelisik sejarah, peran besar Juanda dalam rangka menjadikan Indonesia sebagai negara kepulauan pada debat-debatnya di PBB. Kita sepakat dengan pernyataan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono, diskusi publik dengan tema "Road Map Pembangunan Infrastruktur Kelautan dan Perikanan Menuju Indonesia Emas 2045" sebagai bagian dari rangkaian Hari Nusantara 2025. Hal ini menunjukkan fokus pada penguatan sektor kelautan sebagai pilar ekonomi bangsa. Menteri Trenggono juga secara konsisten mendorong laut sebagai masa depan ketahanan pangan global.

Hal ini menunjukan bahwa Pemerintah membuka ruang yang seluas-luasnya atas peran aktif dan peran serta di sektor bahari atau ekonomi bahari dan digitalisasi bahari Indonesia saat ini. Artinya pula, kegiatan yang dilaksanakan dengan tujuan yang utama adalah demi meningkatkan kesadaran maritim, karenanya daya jangkau acara diharapkan untuk disaksikan atau diakses oleh sebagian luas masyarakat.

Kita sepakat pula Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, dalam kesempatan lain dalam peringatan HANTARU atau Hari Agraria dan Tata Ruang 2025 menekankan pentingnya kebijakan agraria dan tata ruang yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sejalan dengan cita-cita nasional. Meskipun ini untuk peringatan HANTARU, semangatnya terkait pengelolaan wilayah nasional juga relevan dengan Hari Nusantara.

Di sini kita menaruh harapan kepada generasi muda untuk turut aktif memperingati Hari Nusantara tahun ini. Pertanyaannya seperti apa program yang diharapkan agar menguatkan budaya bahari untuk peningkatan ekonomi era digital?

Ini penting kita kaji bersama, tentu dengan melibatkan peran generasi muda seperti akademi TNI dan sekolah tinggi ilmu pelayaran karena merupakan calon pemimpin pertahanan dan keamanan nasional. Kita percaya peran-peran generasi muda kita di sektor niaga bahari seperti STIP, para taruna, dan akademi TNI akan dilibatkan agar menjadi perhatian para generasi muda secara umum.

Tentu marwah dari deklarasi Juanda perlu diaktualisasi untuk Indonesia meracik dan mempersatukan kembali wilayah dan lautnya yang begitu luas menyatu menjadi kesatuan yang utuh dan berdaulat. Nilai yang terpenting dari Hari Nusantara perlu ada aksi nyata yang dilakukan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian maritim. Misalnya, aksi nyata yang harus dilakukan masyarakat yakni untuk mensejahterakan nelayan dengan menciptakan inovasi baru bagaimana menciptakan kapal-kapal kecil yang bertenaga surya dengan menggunakan bateri sehingga tidak lagi menggunakan bahan bakar minyak.

Yang lainnya, memelihara lingkungan seperti menanam mangrove karena menanam mangrove sudah menjadi kesadaran bersama. Tak lupa membersihkan laut dari berbagai limbah plastik dan limbah lainnya yang juga merupakan semangat yang muncul bersama sebab laut menjadi alat pemersatu bangsa. Pada akhirnya semua bermuara agar dapat menjaga laut jangan sampai terjadi terkontaminasi limbah seperti di negara lain.

Rekomendasi Berita