Bahaya Merokok, Diketahui Namun Tidak Peduli
- 13 Mar 2025 14:30 WIB
- Purwokerto
KBRN, Purwokerto : Tentu saja kita prihatin dengan kondisi dimana rokok masih merupakan hal yang lumrah di kehidupan kita. Hampir di setiap sudut kota bisa kita temukan orang-orang sedang menghirup lintingan tembakau tersebut. Baik di taman, tempat peribadatan, lingkungan pendidikan, tempat makan, hingga area wisata pun banyak berseliweran perokok. Mereka dengan bebasnya menghirup dan melepaskan asap rokok bahkan sambil menggendong anaknya sendiri. Padahal hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan.
Stigma yang ada di masyarakat mengatakan bahwa merokok dapat menghilangkan stres. Padahal, itu sama sekali tidak ada pengaruhnya. Alih-alih menghilangkan stres, merokok justru membunuh secara perlahan penggunanya dan asapnya dapat menyakiti orang-orang yang bahkan tidak merokok.
Perokok dibedakan menjadi dua yakni perokok aktif dan perokok pasif. Perokok aktif ialah mereka yang mengkonsumsi rokok secara langsung. Sedangkan perokok pasif ialah mereka yang tidak mengkonsumsi rokok namun turut menghirup asap rokok dari perokok aktif.
Terlepas dari perbedaan antara perokok aktif dan pasif, ternyata dampak yang diperoleh keduanya hampir sama. Tentu ini sangat merugikan perokok pasif yang mana mereka sudah berusaha tidak merokok untuk menjaga kesehatannya namun terkena imbas karena keegoisan perokok aktif.
Kebanyakan perokok aktif yang merokok di tempat umum berpikir bahwa asap rokok mereka akan menghilang di udara dengan cepat sehingga tidak menimbulkan masalah yang berarti. Namun pada kenyataannya, ketika asap dihembuskan oleh perokok, asap tersebut tidak akan hilang begitu saja. Asap rokok dapat bertahan di udara hingga 2,5 jam meski tidak terdeteksi oleh indera penciuman maupun penglihatan.
Bahaya dari rokok sebenarnya telah diketahui oleh semua orang namun hal tersebut tidak diindahkan karena kenikmatan yang mereka dapatkan. Inilah yang perlu diwaspadai serta perlu diingatkan secara terus menerus.
Penting untuk terus memberi sosialisasi dan edukasi di setiap kesempatan dan pada usia dini untuk menjaga kesehatan diri, keluarga, dan masyarakat, peduli terhadap lingkungan sekitar.
Penting agar masyarakat memahami dan mengetahui bahaya merokok bagi diri sendiri dan orang lain sekitar kita. Sasaran yang perlu diberikan sosialisasi dan edukasi secara intens adalah remaja dan mahasiswa di bidang kesehatan karena mereka berkewajiban serta mampu berperan serta dalam mewujudkan negara yang melindungi warganya dengan mencapai derajat kesehatan yang setinggi-tingginya, guna memajukan pembangunan negara Indonesia.
Dampak yang disebabkan oleh perokok sangatlah merugikan kesehatan diri dan lingkungan sekitar sebab asap yang ditimbulkan memicu berbagai penyakit mematikan seperti kanker paru, penyakit jantung, stroke, aneurisma otak, dan mampu membahayakan orang lain yang menjadi perokok pasif seperti gangguan kehamilan dan janin pada ibu hamil serta membahayakan jiwa bayi balita karena menimbulkan penyakit pernafasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....