KBRN, Purwokerto : Kita apresiasi pernyataan Kepala UDD PMI Kab. Banyumas, dr. Winda Astuti yang mengatakan untuk saat ini stok darah di PMI Banyumas aman di bulan Ramadan untuk memenuhi kebutuhan darah di Banyumas. Ini cukup melegakan namun pastilah ada pengurangan pendonor karena masih ada yang belum yakin untuk mendonorkan darahnya di saat berpuasa.
Kita mendukung PMI yang menjamin ketersediaan darah di bulan Ramadhan dan telah memberi solusi guna memenuhi kebutuhan tersebut meski kekurangan pendonor. PMI melayani pengambilan darah di malam hari dengan menambah jam operasional hingga jam 22.00 WIB.
Untuk Pendonor yang melakukan pengambilan darah di bulan Ramadan diberi apresiasi berupa souvenir dan paket tanda terima kasih yang tentu saja bisa menarik pendonor melakukan pengambilan darah.
Sistem jemput bola yang dilakukan PMI juga kita dukung karena kita cermati mereka rela melakukan layanan donor darah dimanapun yang ada pendonor yang siap melakukan donor darah. Ini perlu terus dikawal.
Yang lebih penting lagi adalah sosialisasi dan edukasi ke masyarakat tentang fatwa MUI bahwa mendonorkan darah itu tidak membatalkan puasa. Jika ragu ragu dengan ketahanan tubuh saat berpuasa untuk mendonor maka hal tersebut bisa dilakukan saat setelah berbuka puasa atau pada pagi hari setelah sahur sehingga masyarakat tetap bisa berpartisipasi dalam membantu sesama.
Masyarakat diharapkan untuk tetap aktif mendonorkan darah selama Ramadan, terutama setelah berbuka puasa, guna menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.
Kita berharap PMI terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dalam memenuhi kebutuhan darah, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketersediaan stok darah demi keselamatan pasien yang membutuhkan transfusi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....