Timnas Indonesia Matangkan Persiapan, Peluang Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Terbuka
- 16 Sep 2026 21:35 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, PURWOKERTO — Tim Nasional Indonesia senior mulai mematangkan persiapan menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan berlangsung mulai 25 September hingga 5 Oktober mendatang. Indonesia menjadi tuan rumah Premier Division pada turnamen edisi perdana yang berada di bawah naungan FIFA tersebut. Skuad Garuda tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh.
Pada pertandingan pertama, Indonesia akan menghadapi Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, 25 September 2026. Tiga hari kemudian, Indonesia kembali bermain di stadion yang sama menghadapi Malaysia, sebelum menutup fase grup melawan Bangladesh pada 1 Oktober.
Mengutip lama resmi PSSI, Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyampaikan, persiapan Timnas Indonesia masih terus dilakukan, termasuk menunggu program latihan yang disiapkan pelatih John Herdman. PSSI juga telah menyiapkan Stadion PTIK, Jakarta Selatan, sebagai salah satu lokasi latihan skuad Garuda.
Status sebagai tuan rumah sekaligus kesempatan memainkan pertandingan di hadapan pendukung sendiri menjadi modal penting bagi Indonesia. PSSI bahkan memasang target tinggi, yakni membawa Timnas Indonesia menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026. Target tersebut didukung peluang tampilnya sejumlah pemain terbaik karena turnamen berlangsung pada periode FIFA Matchday.
Pemerhati sepak bola nasional dari Purwokerto, Adhika Purnama, menilai peluang Indonesia untuk bersaing memperebutkan gelar juara cukup terbuka. Menurut Adhika, keuntungan sebagai tuan rumah harus dimanfaatkan Indonesia bukan hanya dari sisi dukungan suporter, tetapi juga dengan mempersiapkan tim secara matang.
“ Saya rasa kita memiliki peluang besar ya, apalagi infonya timnas kita akan diisi dengan skuad terbaik dengan hadirnya pemain abroad, ditambah kita tuan rumah yah, tapi ya kuncinya itu konsistensi permainan, kesiapan fisik, serta kemampuan menjaga fokus dalam tiga pertandingan fase grup akan menjadi faktor penetu juga, “ Ujar Adhika.
Adhika juga menilai pertandingan menghadapi Malaysia berpotensi menjadi salah satu laga paling menentukan. Rivalitas kedua negara membuat pertandingan tersebut memiliki tekanan tersendiri, sehingga Timnas Indonesia perlu tampil disiplin dan tidak terbawa suasana pertandingan.
“ Jelas lawan Malyasia menjadi parta yang cukup menarik, ini kan pertandingan pertama kita setelah timnas diperkuat pemain abroad kita, saya rasa banyak pecinta timnas yang menantikan pertandingan ini, saya juga penasaran ini, “ tambahnya.
Sementara itu, dari sisi jadwal, menurut Adhika, Indonesia memiliki waktu relatif singkat untuk mempersiapkan diri karena pertandingan fase grup digelar dengan jeda sekitar tiga hari. Karena itu, kedalaman skuad dan kemampuan tim pelatih melakukan rotasi pemain juga diperkirakan menjadi bagian penting dalam perjalanan Indonesia di turnamen ini.
Namun lanjut Adihka, selain Malaysia dan Singapura, Bangladesh juga tidak dapat dipandang sebelah mata. Setiap pertandingan akan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mengamankan posisi sebagai juara Grup A sekaligus membuka jalan menuju partai final.
Jika mampu menjadi juara grup,lanjut Adhika, Indonesia berhak tampil di final yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin, 5 Oktober 2026. Sementara runner-up masing-masing grup akan bertanding memperebutkan posisi ketiga.
Adhika menambahkan, bagi Timnas Indonesia, FIFA ASEAN Cup 2026 bukan hanya kesempatan untuk meraih trofi di kandang sendiri. Turnamen ini juga menjadi momentum bagi skuad Garuda untuk menunjukkan perkembangan kualitas sepak bola nasional setelah berbagai pengalaman di kompetisi internasional sebelumnya.
Dukungan publik tentu menjadi modal tambahan. Namun, menurut Adhika Purnama, antusiasme suporter harus diimbangi dengan ekspektasi yang realistis dan dukungan terhadap proses pembentukan tim.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....