Suporter Banyumas Gelar Nobar Persibas vs PPSM Magelang
- 09 Jan 2026 13:46 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Ratusan suporter dan masyarakat umum memadati Sasana Krida GOR Satria, Purwokerto, pada Kamis (8/1/2026) sore untuk menyaksikan nonton bareng (nobar) laga tandang Persibas Banyumas melawan PPSM Magelang. Pertandingan yang merupakan bagian dari babak penyisihan Grup E Liga 4 Jawa Tengah ini menjadi magnet bagi warga Banyumas yang ingin memberikan dukungan meski terhalang aturan larangan bertandang.
Kegiatan nobar ini diinisiasi oleh berbagai elemen suporter Persibas sebagai respons atas regulasi PSSI Jawa Tengah yang melarang kehadiran suporter tamu di stadion lawan. Langkah ini diambil guna memastikan semangat pendukung tetap tersalurkan tanpa harus melanggar aturan yang dapat merugikan tim.
“Motivasi kami adalah niat untuk selalu hadir mendukung di mana pun Persibas berlaga. Namun dengan adanya peraturan yang melarang suporter bertandang, hal tersebut menjadi kekecewaan bagi kami. Sehingga kami menginisiasi dengan semua elemen suporter yaitu Knight Rebel, Laskar Bombastik, Banyumasans, dan SSCS (Satria Squad Curva Suduntuk) tetap men-support tanpa melanggar aturan,” ujar Rizky selaku penyelenggara lapangan.
Penyelenggaraan nobar ini merupakan hasil kolaborasi solid antara suporter dengan manajemen Persibas serta Dinporabudpar Kabupaten Banyumas. Pihak penyelenggara menekankan bahwa fasilitas live streaming yang disediakan oleh Ketua Umum Persibas Trisno, menjadi faktor krusial sehingga masyarakat bisa menikmati pertandingan secara bersama-sama di tempat yang representatif ini.
Antusiasme yang ditunjukan masyarakatpun sangat luar biasa, penonton yang hadir bukan hanya berasal dari kalangan suporter fanatik, tetapi juga warga masyarakat umum yang rindu akan kejayaan sepak bola Banyumas.
“Kami sangat merespons kekecewaan masyarakat akibat larangan bertandang ke Magelang dengan mencari wadah ini. Kami belajar dari pengalaman sebelumnya sebagai suporter, kami harus berpikir dewasa agar tidak merugikan tim sendiri. Nobar ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengawal tim kebanggaan,” tambah Rizky.
Untuk menjamin kenyamanan dan keamanan selama acara, panitia telah berkoordinasi ketat dengan divisi keamanan manajemen dan Dinporabudpar selaku pengelola GOR Satria, para pengunjung dilarang membawa minuman keras, senjata tajam, hingga flare. Kedewasaan sikap suporter menjadi prioritas utama agar citra positif sepak bola Banyumas tetap terjaga.
Dukungan senada juga datang dari suporter yang hadir, salah satunya Soni. Ia menilai inisiatif nobar ini sebagai langkah cerdas dalam memfasilitasi para pendukung di tengah pembatasan aturan PSSI.
“Kita semuanya harus saling mendukung, saling merangkul, dan bahu-membahu untuk mendukung Persibas Banyumas. Harapannya, kita berkomitmen memasang target tinggi agar Persibas bisa terus melaju dan lolos ke babak selanjutnya,” ucap Soni.
Harapan besar kini disematkan pada pundak para pemain Laskar Bawor agar terus konsisten meraih poin penuh di sisa laga penyisihan. Melalui wadah nobar, warga Banyumas bertekad untuk terus mengawal tim kesayangan mereka hingga mencapai kasta kompetisi yang lebih tinggi dan membuktikan bahwa dukungan tanpa batas tidak selalu harus diukur dengan kehadiran fisik di stadion lawan. (Vera)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....