Camat Cup Kembali Digelar, Kini Fokus Kelompok Umur

  • 26 Jun 2025 15:34 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Turnamen Sepak Bola Camat Cup III Tahun 2025 kembali digelar di Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Memasuki edisi ketiga, turnamen tahun ini hadir dengan konsep baru, berbeda dari dua edisi sebelumnya yang terbuka untuk kategori usia bebas.

Pada tahun ini, turnamen khusus diperuntukkan bagi kelompok usia di bawah 20 tahun (U20). Pembatasan usia ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi anak-anak muda agar dapat menyalurkan energi mereka ke dalam kegiatan yang positif, khususnya di bidang olahraga.

Camat Sokaraja Jakarta Tisam menjelaskan bahwa perubahan kategori usia ini memiliki beberapa tujuan strategis, seperti pembinaan, pengembangan potensi generasi muda, serta sebagai sarana kampanye.

“Kelompok umur ini menjadi salah satu usaha kami. Pertama untuk pembinaan, kedua untuk melihat potensi anak-anak muda, dan ketiga sebagai ruang positif bagi mereka. Kami juga menyisipkan kampanye antinarkoba sebagai bagian dari kegiatan ini,” kata Jakarta Tisam kepada RRI, Kamis (26/6/2025).

Turnamen ini diikuti oleh 18 tim yang berasal dari desa-desa di wilayah Kecamatan Sokaraja. Menggunakan sistem gugur, pertandingan berlangsung selama 17 hari, dimulai dari babak penyisihan hingga partai final yang dijadwalkan digelar pada 13 Juni 2025.

Kehadiran Camat Cup 2025 disambut baik oleh Buapati Banyumas Sadewo Tri Lastiono. Saat acara pembukaan, Bupati memberikan dukungan dan apresiasi terhadap penyelenggaraan kompetisi yang melibatkan generasi muda.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, Pemerintah Kecamatan Sokaraja, dan seluruh masyarakat atas terselenggaranya kegiatan ini. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga wahana mempererat persatuan, membangun sportivitas, dan menggali potensi atlet muda di tingkat desa,” ujar Bupati Sadewo.

Tak hanya memberikan dukungan simbolis, Bupati Sadewo juga membawa wacana pengembangan olahraga yang lebih luas di Kabupaten Banyumas. Ia mendorong agar turnamen semacam ini digelar rutin di setiap kecamatan, sehingga ke depan para juara kecamatan dapat dipertemukan dalam kompetisi di tingkat kabupaten. (FR/Raffi).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....