Pameran Kaligrafi Nasional Cilacap, Tampilkan Puluhan Karya Seniman Kaligrafi Tanah Air

  • 08 Mar 2024 20:04 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Cilacap : Pameran Seni Kaligrafi Nasional bertajuk Ramadhan Memanggil yang diikuti puluhan seniman kaligrafi dari berbagai daerah di Indonesia digelar di Cilacap.

Pameran Kaligrafi Nasional ini diselenggarakan di aula komplek Masjid Agung Darussalam Cilacap mulai 7 Maret hingga 4 April 202rl4, sebagai salah atau rangkaian dalam kegiatan ngalap berkah Ramadhan 1445 Hijriyah Masjid Agung Darussalam Cilacap.

Ketua Panitia Pameran Kaligrafi Nasional, Midhan Anies mengatakan jika Pameran Kaligrafi Nasional Cilacap ini menampilkan lebih dari 50 karya dari sekitar 42 seniman kaligrafi kenamaan Tanah Air.

Karya seminan kaligrafi Tanah Air yang dipamerkan, diantaranya karya Ahmad Sadali, Amang Rahman, RJ Katamsi, KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus, Syaiful Adnan, Hendra Buana, Ali Ma'sum dan lainnya. Karya-karya ini dipilih oleh kurator Profesor Hajar Pamadhi, dari Yogyakarta.

Midhan Anis menyampaikan, bahwa awalnya, pameran itu disiapkan sebagai bentuk apresiasi terhadap anak didiknya di Qur'an Center Baznas Cilacap (QCBC) dalam membuat kaligrafi. Meskipun baru belajar sekitar satu tahun lebih, banyak dari siswanya itu yang mendapat prestasi ketika mengikuti perlombaan kaligrafi.

"Jika hanya karya para siswa kurang menarik bagi masyarakat umum, karena itu muncul ide untuk membuat gebrakan acara menjadi pameran nasional kaligrafi dengan memamerkan karya-karya seniman kenamaan dari berbagai daerah di Tanah Air," katanya.

Pameran Kaligrafi yang pertama kali digelar di Cilacap ini juga sebagai satu upaya untuk menjaga Al Quran, serta upaya untuk mengedukasi masyarakat terutama generasi muda akan seni kaligrafi.

Pameran Nasional Kaligrafi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap, Sadmoko Danardono pada Kamis malam. Acara pembukaan juga diisi penampilan sendra tari dan musik dari siswa siswi SMP Negeri 1 Cilacap.

Sadmoko mengapresiasi kegiatan pameran tersebut, karena digelar pada momentum yang tepat yakni jelang bulan Ramadhan.

"Mudah-mudahan melalui pameran kaligrafi ini mampu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT, dan sekaligus mengajak masyarakat untuk mencintai seni kaligrafi, karena seni kaligrafi berarti kita juga sekaligus mencintai Al Quran Nur Karim," ujarnya.(ren)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....