Sumber Air Menyusut, PMI Kabupaten Tegal Salurkan Bantuan Air ke Desa Kendayakan

  • 07 Okt 2026 15:16 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Tegal – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal menyalurkan 5.000 Liter bantuan air bersih kepada warga Desa Kendayakan, Kecamatan Wanareja, Rabu (7/10/2026). Penyaluran air bersih dilakukan sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan warga uang mengalami keterbatasan air akibat musim kemarau panjang.

Relawan PMI Kabupaten Tegal, Kusriyanto mengatakan penyaluran bantuan air bersih oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal tersebut menyasar tiga pedukuhan di Desa Kendayakan, yakni Pedukuhan Kebandingan, Pedukuhan Kendayakan dan Pedukuhan Bandung. Warga di ketiga wilayah tersebut mengalami penyurutan sumber air akibat kemarau yang panjang.

Kondisi tersebut membuat ketersediaan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat semakin terbatas. Bantuan air bersih disalurkan kepada sekita 100 hingga 200 kepala keluarga di per pedukuhan desa kedayakan ini, yang mengalami keterbatasan sumber air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Penyaluran ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga selama kondisi kemarau panjang masih berlangsung.

Kondisi musim kemarau panjang yang dilanda di Kabupaten Tegal membuat kebutuhan air bersih masyarakat semakin meningkat, sementara sumber mata air yang selama ini digunakan warga mulai tidak memadai. Keterbatasan tersebut membuat bantuan air bersih dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan warga.

“Di musim kemarau saat seperti sekarang ini, dimana masyarakat sangat membutuhkan air bersih karena air bor atau air sumur tidak memadai atau tidak keluar airnya,” tutur Kusriyanto.

Kondisi kekurangan air bersih masih menjadi perhatian, terutama jika musim kemarau panjang terus berlangsung. Relawan PMI Kabupaten Tegal, Kusriyanto, mengatakan penyaluran air bersih akan terus dilakukan ke wilayah yang membutuhkan sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Ya kemungkinan tetap akan droping air bersih. Mudah-mudahan tidak lama hujan akan turun, dan tetap dari PMI minta droping air bersih,” kata Kusriyanto. (nisrina alifa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....