Pasokan Menipis, Harga Bawang Merah di Ajibarang Mulai Naik

  • 06 Okt 2026 09:40 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Pasokan bawang merah di Pasar Induk Ajibarang, Kabupaten Banyumas, mulai menipis. Kondisi tersebut mendorong kenaikan harga bawang merah jenis super yang kini mencapai sekitar Rp 26.000 per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp 20.000 per kilogram, Selasa (06/10/2026).

Pedagang bawang merah di Pasar Induk Ajibarang, Adi Nugroho, mengatakan pasokan bawang merah saat ini mayoritas berasal dari Brebes. Selain Brebes, pasokan juga berasal dari Jawa Timur, sedangkan pasokan dari Yogyakarta mulai berkurang karena masa panennya telah selesai.

Menurut Adi, stok bawang merah dari Brebes saat ini tidak banyak karena memasuki musim tanam. Hasil panen yang tidak banyak serta permintaan dari Jakarta yang menarik pasokan dari Brebes turut mendorong kenaikan harga dalam sekitar dua pekan terakhir.

“Sebelumnya yang super kisaran Rp 20.000. Karena ada kenaikan harga, mungkin dari dampak cuaca kini terang kering. Terus ada juga gagal panen karena ulat itu pengaruh harga. Dan sekarang ya mulai merangkak naik lagi,” ujar Adi.

Selain pasokan, Adi menyebut permintaan pasar turut memengaruhi harga. Ketika permintaan meningkat, harga ikut terdorong naik, sementara stok barang di daerah asal yang semakin menipis juga membuat harga mengalami kenaikan.

Kenaikan harga tersebut mulai memengaruhi jumlah pembelian pelanggan. Menurut Adi, pembelian berkurang sekitar 20 hingga 30 persen. Pelanggan yang sebelumnya membeli sekitar satu kuintal kini mengurangi pembelian menjadi sekitar 80 kilogram, bahkan 60 kilogram.

Adi menilai kondisi pasar saat ini juga cenderung sepi. Ia menyebut pengeluaran masyarakat yang cukup besar sementara pemasukan lebih sedikit membuat pelanggan melakukan efisiensi dalam berbelanja, termasuk mengurangi jumlah bawang merah yang dibeli.

Saat ini, harga bawang merah jenis super berada di kisaran Rp 26.000 per kilogram, jenis sedang sekitar Rp 24.000 per kilogram, sedangkan jenis kecil sekitar Rp 20.000 per kilogram. Adi menyebut kenaikan harga tersebut juga membuat penjualan menjadi lebih sulit.

Salah seorang pembeli, Muhammad El Huda, mengatakan kenaikan harga bawang merah membuatnya mengurangi jumlah pembelian. Ia memilih membeli bawang merah dalam jumlah yang cukup untuk kebutuhan rumah tangga.

“Ya karena sekarang bawang semakin mahal, ya mungkin saya mengurangi pembeliannya. Yang penting saya beli sudah cukup di rumah,” kata Muhammad. (Fatimatuzzahro)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....