Permintaan Air Bersih di Brebes Meningkat, 49.518 Jiwa Telah Dilayani

  • 06 Okt 2026 09:28 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Brebes – Permintaan bantuan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Brebes meningkat seiring puncak musim kemarau yang masih berlangsung hingga awal Oktober 2026.

Staf Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Brebes, Rismanto mengatakan, pihaknya masih rutin melakukan dropping air bersih ke sejumlah desa yang mengalami kekeringan.

Menurutnya, berdasarkan prediksi BMKG, musim penghujan diperkirakan baru memasuki dasarian ketiga November. Dengan demikian, kebutuhan air bersih diperkirakan masih berlangsung sekitar satu setengah bulan ke depan.

“Seiring dengan puncak musim kemarau di akhir September, kita masih melakukan dropping air bersih ke beberapa desa. Prediksi awal musim penghujan di dasarian ketiga November, jadi kita masih menghadapi kekeringan,” ujarnya.

Rismanto menjelaskan, BPBD Brebes saat ini mengoperasikan dua armada tangki air untuk melayani wilayah utara dan tengah. Setiap hari, rata-rata dilakukan tiga ritase untuk masing-masing wilayah, dengan total distribusi mencapai sekitar 30 ribu liter air bersih.

Ia menyebutkan, sumber air untuk dropping masih mencukupi, meski debit pasokan mulai mengalami penurunan. BPBD juga harus membatasi pengambilan air dari pasokan PDAM agar ketersediaannya tetap terjaga.

Hingga 4 Oktober 2026, BPBD Brebes mencatat sekitar 49.518 jiwa telah mendapatkan layanan distribusi air bersih.

Rismanto memastikan, kondisi pasokan air di wilayah perkotaan Brebes masih relatif aman, meski penurunan debit mulai terjadi di sejumlah sumber air.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....