Parkid Art Night Hidupkan Seni dan Kreativitas Anak Muda

  • 05 Okt 2026 14:37 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Suasana Sport Center Desa Tipar Kidul, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, berlangsung meriah pada Jumat, 3 Oktober. Ribuan masyarakat memadati lokasi untuk menyaksikan Parkid Art Night, sebuah malam pertunjukan seni yang menghadirkan beragam kesenian sekaligus menjadi ruang ekspresi bagi seniman dan generasi muda desa.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Karang Taruna Desa Tipar Kidul, Sanggar Kawantra, dan GP Ansor Desa Tipar Kidul, bekerja sama dengan Pemerintah Desa Tipar Kidul, Pemerintah Kabupaten Banyumas, serta Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas (DKKB).

Salah satu penampilan yang paling menarik perhatian masyarakat adalah pertunjukan Daglung (Dagelan Calung) dengan lakon Dadhung Kepuntir dari Sanggar Seni Samudera Purwokerto. Perpaduan musik calung Banyumasan dengan dagelan khas Banyumas membuat suasana semakin hidup dan membuat penonton terbahak-bahak atas dagelan yang mereka sajikan.

Selain Daglung, Parkid Art Night juga menampilkan berbagai potensi seni dari masyarakat dan generasi muda Desa Tipar Kidul. Di antaranya Wirid Ngajikustik, penampilan tari dari Karang Taruna Mutiara Bakti, serta geguritan yang dibawakan oleh Pahel Agista Wijayanto.

Penampilan seni juga semakin lengkap dengan hadirnya Edi Romadhon, Wakil Ketua Umum Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas, yang membawakan deklamasi puisi. Kehadiran para pelaku seni tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan berbagai bentuk ekspresi seni dalam satu panggung yang dapat dinikmati masyarakat secara luas.

Ketua Panitia Parkid Art Night, Kukuh Rustiadi, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk menghadirkan lebih banyak aktivitas positif bagi generasi muda.

“Acara seperti ini merupakan salah satu cara untuk memperbanyak kegiatan-kegiatan positif bagi generasi muda. Kami ingin memberikan ruang agar anak-anak muda bisa berkarya, berekspresi, sekaligus berkegiatan bersama masyarakat,” ujar Kukuh.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Tipar Kidul, Algar Mahesa, mengatakan Parkid Art Night sengaja dirancang sebagai ruang bertemunya seniman, generasi muda, dan masyarakat.

“Kegiatan ini kami selenggarakan untuk memberikan ruang ekspresi bagi para seniman dan generasi muda. Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda juga bisa menjadi penggerak kegiatan positif dan menghadirkan hiburan yang berkualitas bagi masyarakat. Selain itu juga melestarikan kesenian yang ada agar tetap diminati generasi muda,” ujar Algar.

Ketua GP Ansor Desa Tipar Kidul , Nizar Nabilla juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar organisasi kepemudaan untuk memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Ini merupakan ikhtiar kami agar keberadaan organisasi kepemudaan tidak hanya ada, tetapi juga hadir dan memberikan kontribusi bagi masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan hiburan seperti ini,” ungkapnya.

Selain menjadi ruang apresiasi seni, Parkid Art Night juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Kehadiran ribuan warga turut menggerakkan aktivitas UMKM lokal dan menciptakan perputaran ekonomi di Desa Tipar Kidul.

Berbagai pelaku UMKM memanfaatkan momentum tersebut untuk menjajakan makanan, minuman, serta produk lokal kepada masyarakat yang hadir. Dengan demikian, kegiatan seni tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga.

Parkid Art Night sekaligus menjadi sarana untuk mengenalkan kesenian kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Pertunjukan seni tradisional dan kreasi baru yang dikemas dalam suasana pertunjukan malam hari membuat kesenian dapat hadir lebih dekat dengan kehidupan anak muda.

Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Umum Dewan Kesenian Kabupaten Banyumas, Jarot C. Setyoko, serta sejumlah pegiat seni dan tokoh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....