LKKNU-LTMNU Banyumas Gelar Seminar Pencegahan Pekat untuk Khotib Masjid
- 02 Okt 2026 14:40 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas - Penyakit Masyarakat (Pekat) di Banyumas dinilai semakin mengkhawatirkan. Judi online (Judol) yang merembet hingga ke anak muda, perilaku menyimpang, hingga tren kasus HIV/AIDS menjadi alarm bersama yang tidak bisa diabaikan.
Berangkat dari keprihatinan itu, Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) bersama Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) PCNU Kabupaten Banyumas berkolaborasi menggelar Seminar Pencegahan Penyakit Masyarakat. Seminar akan berlangsung pada Sabtu 3 Oktober 2026 mulai pukul 09.00 WIB di Aula PCNU Kabupaten Banyumas.
Panitia menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidangnya, yakni Kompol Sutrisno SH MH, selaku Kasat Binmas Polresta Banyumas dan Drs Suwondo dari Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Banyumas. Sasaran utama kegiatan ini adalah para khotib masjid. Setiap MWCNU se-Banyumas diharapkan mendelegasikan tiga orang yang terdiri dari dua khotib masjid dan satu perwakilan dari LKK MWC.
Sekretaris Panitia, Achmad Farizi Azis SAg MPdI, mengatakan kolaborasi ini sengaja dilakukan untuk memperkuat fungsi masjid sebagai benteng edukasi. "Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara LKKNU dan LTMNU Kabupaten Banyumas. Kami ingin masjid menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi pencegahan pekat kepada jamaah dan keluarga," kata Achmad Farizi Azis.
Ia berharap seminar ini melahirkan gerakan bersama di tingkat bawah untuk melindungi keluarga dan generasi muda Banyumas dari bahaya judol dan HIV/AIDS.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....